library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH KOMBINASI GEL Centella asiatica DAN KAPSUL Channa striata TERHADAP KADAR NF-κB DAN KGF (Studi Eksperimental Pada Tikus Galur Wistar Model Luka Insisi Diabetes yang Diinduksi Streptozotocin dan Nicotinamide)

Detail Tugas Akhir

PENGARUH KOMBINASI GEL Centella asiatica DAN KAPSUL Channa striata TERHADAP KADAR NF-κB DAN KGF (Studi Eksperimental Pada Tikus Galur Wistar Model Luka Insisi Diabetes yang Diinduksi Streptozotocin dan Nicotinamide)

Liberty, Mia Shofianne (2026) PENGARUH KOMBINASI GEL Centella asiatica DAN KAPSUL Channa striata TERHADAP KADAR NF-κB DAN KGF (Studi Eksperimental Pada Tikus Galur Wistar Model Luka Insisi Diabetes yang Diinduksi Streptozotocin dan Nicotinamide). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2424010515_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2424010515_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (58kB)

Abstract

Latar belakang : Gangguan penyembuhan luka pada diabetes ditandai oleh peningkatan ekspresi Nuclear Factor kappa B (NF-κB) sebagai regulator utama jalur sinyal inflamasi serta perubahan aktivitas Keratinocyte Growth Factor (KGF) yang berperan dalam proliferasi epitel dan regenerasi jaringan. Centella asiatica memiliki efek antiinflamasi dan stimulasi sintesis kolagen, sedangkan Channa striata menyediakan albumin dan asam amino esensial yang mendukung perbaikan jaringan. Penelitian ini mengevaluasi efek kombinasi gel Centella asiatica dan kapsul oral Channa striata terhadap kadar NF-κB dan KGF pada model luka insisi diabetes.
Metode : Penelitian eksperimental post-test only control group design menggunakan tikus Wistar Jantan yang diinduksi diabetes dengan streptozotosin-nikotinamid untuk membentuk model diabetes tipe 2 yang dibagi secara acak menjadi lima kelompok : K1 (kontrol negatif), K2 (kontrol diabetes), K3 (gel Centella asiatica), K4 (kapsul Channa striata), dan K5 (kombinasi). Intervensi diberikan selama 7 hari. Kadar NF-κB dan KGF diukur menggunakan metode ELISA.
Hasil : Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok pada kadar NF-κB (p=0,685), dengan rerata±SD sebesar 2,41±0,74 (K1), 2,54±0,44 (K2), 2,29±0,26 (K3), 2,09±0,41 (K4), dan 2,26±0,51 (K5). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok pada kadar KGF (p=0,285), dengan rerata±SD sebesar 750,94±117,32 (K1), 851,78±100,10 (K2), 834,33±98,20 (K3), 808,12±75,27 (K4), dan 775,69±59,57 (K5).
Kesimpulan : Kombinasi terapi tidak menunjukkan efek yang signifikan secara statistik terhadap kadar NF-κB dan KGF. Namun, terdapat kecenderungan perubahan biologis yang menunjukkan potensi manfaat terapi dalam proses penyembuhan luka diabetes.

Kata kunci : Luka insisi diabetes, NF-κB, Keratinocyte growth factor, Centella asiatica, Channa striata.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints