library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH PEMBERIAN GEL KOMBINASI EKSTRAK PROPOLIS DAN DEXPANTHENOL TERHADAP KADAR INTERLEUKIN-6 DAN SOD (Studi Eksperimental terhadap Tikus Jantan Wistar dengan Model Luka Bakar Derajat II)

Detail Tugas Akhir

PENGARUH PEMBERIAN GEL KOMBINASI EKSTRAK PROPOLIS DAN DEXPANTHENOL TERHADAP KADAR INTERLEUKIN-6 DAN SOD (Studi Eksperimental terhadap Tikus Jantan Wistar dengan Model Luka Bakar Derajat II)

Indrayani, Lusiana Catur (2026) PENGARUH PEMBERIAN GEL KOMBINASI EKSTRAK PROPOLIS DAN DEXPANTHENOL TERHADAP KADAR INTERLEUKIN-6 DAN SOD (Studi Eksperimental terhadap Tikus Jantan Wistar dengan Model Luka Bakar Derajat II). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2424010513_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2424010513_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (53kB)

Abstract

Latar Belakang: Luka bakar derajat II memicu inflamasi dan stres oksidatif, ditandai peningkatan IL-6 dan penurunan SOD. Propolis bersifat antiinflamasi dan antioksidan, sedangkan dexpanthenol mendukung regenerasi jaringan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh gel kombinasi ekstrak propolis dan dexpanthenol terhadap kadar IL-6 dan SOD pada model luka bakar derajat II. Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental post-test only control group. 35 tikus jantan galur Wistar dibagi menjadi 7 kelompok: K1 (kontrol sehat), K2-K7 diinduksi luka bakar derajat II. Kelompok K3-K7 mendapatkan terapi topikal selama 7 hari, K3 (silver sulfadiazine 1%), K4 (propolis 10%), K5 (dexpanthenol 5%), K6 (propolis 5% + dexpanthenol 2,5%), dan K7 (propolis 10%
+ dexpanthenol 5%). Kadar IL-6 dan SOD pada jaringan kulit dianalisis menggunakan metode ELISA. Data uji dilakukan dengan Shapiro–Wilk dan Levene’s test. Analisis kadar IL-6 menggunakan One-Way ANOVA dilanjutkan uji Post Hoc Tukey, sedangkan kadar SOD dianalisis dengan Kruskal-Wallis dan dilanjutkan uji Mann-Whitney.
Hasil: Rerata ± SD kadar IL-6 (ng/mL) pada K6 dan K7 berturut-turut sebesar 11,28 ± 0,56 dan 9,12 ± 0,72 lebih rendah dibanding K2 (11,84 ± 0,69), dengan perbedaan bermakna (p<0,05). Rerata ± SD kadar SOD (ng/L) pada K7 sebesar 6,70 ± 0,27 lebih tinggi dibanding K2 (6,54 ± 0,46), sedangkan K6 sebesar 6,24 ± 1,15 lebih rendah dibanding K2; perbedaan antar kelompok bermakna (p<0,05).
Kesimpulan: Pemberian gel kombinasi ekstrak propolis dan dexpanthenol berpengaruh terhadap kadar IL-6 dan SOD pada jaringan kulit tikus jantan galur Wistar dengan luka bakar derajat II.

Kata Kunci: Dexpanthenol, IL-6, luka bakar derajat II, propolis, SOD.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints