library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH KOMBINASI GEL CENTELLA ASIATICA DAN KAPSUL CHANNA STRIATA TERHADAP TNF-α DAN IL6 (Studi Eksperimental pada Tikus Galur Wistar Model Diabetes yang Diinduksi Streptozotocin dan Nicotinamide dan Dilukai Insisi)

Detail Tugas Akhir

PENGARUH KOMBINASI GEL CENTELLA ASIATICA DAN KAPSUL CHANNA STRIATA TERHADAP TNF-α DAN IL6 (Studi Eksperimental pada Tikus Galur Wistar Model Diabetes yang Diinduksi Streptozotocin dan Nicotinamide dan Dilukai Insisi)

Nabih, Dimas Irfan (2026) PENGARUH KOMBINASI GEL CENTELLA ASIATICA DAN KAPSUL CHANNA STRIATA TERHADAP TNF-α DAN IL6 (Studi Eksperimental pada Tikus Galur Wistar Model Diabetes yang Diinduksi Streptozotocin dan Nicotinamide dan Dilukai Insisi). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2424010504_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2424010504_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (51kB)

Abstract

Latar belakang: Luka pada diabetes sering disertai inflamasi persisten dan peningkatan sitokin proinflamasi, terutama IL-6 dan TNF-α. Kombinasi gel Pegagan topikal dan ekstrak Ikan Gabus oral berpotensi menekan inflamasi pada proses penyembuhan luka diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian kombinasi tersebut terhadap kadar IL-6 serum dan TNF-α jaringan pada tikus model luka diabetes.
Metode: Penelitian eksperimental post-test only control group design pada tikus Wistar model diabetes yang diinduksi nicotinamide 120 mg/kgBB diikuti streptozotocin 65 mg/kgBB. Terdapat 5 kelompok (n=5/kelompok): K1 non-DM (base gel+aquadest), K2 DM kontrol, K3 DM+ikan gabus oral 2 mL (100 mg/100 gBB)+base gel, K4 DM+gel pegagan 10%+aquadest, dan K5 kombinasi ikan gabus oral+gel pegagan 10%. Luka insisi ±2 cm dibuat di punggung, terapi diberikan 1×/hari selama 7 hari. GDS diperiksa sebelum terapi dan saat terminasi. IL-6 serum serta TNF-α jaringan luka diperiksa dengan ELISA.
Hasil: Sebelum terapi, GDS kelompok non-DM 104,2±11,78 mg/dL, sedangkan kelompok DM berada pada kisaran 344,6–396,2 mg/dL. Saat terminasi, perbedaan GDS antar kelompok DM tidak bermakna (p=0,645). Kadar IL-6 berbeda bermakna antar kelompok (p=0,008), dengan rerata tertinggi pada DM kontrol/K2 (6,478±1,256) dan lebih rendah pada K3 (4,064±0,509) serta K5 (4,708±0,609); IL-6 K2 lebih tinggi signifikan dibanding K3 (p=0,004) dan K5 (p=0,043). Kadar TNF-α jaringan luka tidak berbeda bermakna antar kelompok (p=0,100), meskipun rerata tertinggi tampak pada kelompok kombinasi/K5 (252,83±5,83).
Kesimpulan: Kadar IL-6 serum pada kelompok kombinasi gel pegagan 10% topikal dan ikan gabus oral lebih rendah secara signifikan pada model luka diabetes, namun kadar TNF-α jaringan luka tidak berbeda secara bermakna.

Kata kunci: Centella asiatica; Channa striata; luka diabetes; IL-6; TNF-α.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints