library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

STUDI KOLERASI ANTARA TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEMAMPUAN ADAPTASI SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN

Detail Tugas Akhir

STUDI KOLERASI ANTARA TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEMAMPUAN ADAPTASI SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN

Mahfudz, Arrohman (2026) STUDI KOLERASI ANTARA TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEMAMPUAN ADAPTASI SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Ilmu Keperawatan_30902200046_fullpdf.pdf
PDF
Text
Ilmu Keperawatan_30902200046_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)

Abstract

Proses adaptasi di lingkungan pondok pesantren sering menjadi tantangan besar bagi santri baru, di mana faktor seperti perpisahan keluarga, tuntutan akademik, dan aturan ketat dapat memicu kecemasan. Kecemasan ini berpotensi menghambat kemampuan santri untuk menyesuaikan diri dan menimbulkan masalah psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan kemampuan adaptasi pada santri baru di Pondok Pesantren Kun Assalam Semarang.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah 80 santri baru di Pondok Pesantren Kun Assalam, diambil dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (SAS/ZRAS) untuk mengukur kecemasan dan kuesioner kemampuan adaptasi. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman's rho.
Hasil: Mayoritas responden adalah kelompok usia 7-12 tahun (75%). Hasil univariat menunjukkan bahwa mayoritas santri berada pada kategori tidak cemas (86,4%), namun 70% dari mereka memiliki kemampuan adaptasi yang buruk. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kemampuan adaptasi (p-value = 0,000; alpha < 0,05). Kekuatan hubungan tergolong sedang (r = -0,506). Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialami santri, semakin rendah pula kemampuan adaptasi mereka
Kesimpulan: Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kemampuan adaptasi santri baru. Diharapkan institusi pesantren dapat menyediakan dukungan psikososial yang memadai untuk membantu santri dalam mengelola kecemasan, sehingga proses adaptasi dapat berjalan lebih optimal.

Kata Kunci: Tingkat Kecemasan, Kemampuan Adaptasi

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints