Syahrani, Fadilla Nur (2026) TINGKAT KECEMASAN SANTRI MTS TERHADAP ADAPTASI LINGKUNGAN BARU DI PONDOK PESANTREN. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Ilmu Keperawatan_30902200097_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Keperawatan_30902200097_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Ilmu Keperawatan_30902200097_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Keperawatan_30902200097_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (47kB)

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang banyak dialami remaja, terutama pada lingkungan pendidikan berasrama seperti pesantren yang menuntut adaptasi cepat terhadap aturan, rutinitas, dan interaksi sosial baru. Masa awal tinggal di pesantren seringkali menjadi periode penuh tekanan bagi santri, sehingga penting untuk mengetahui tingkat kecemasan serta faktor-faktor yang memengaruhinya

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Tingkat Kecemasan Santri MTS Terhadap Adaptasi Lingkungan Baru Di Pondok Pesantren
Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-komparatif. Populasi penelitian berjumlah 212 santri, dan sampel ditentukan menggunakan teknik Total Sampling sehingga diperoleh 213 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner kecemasan yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji Independent T-Test, uji One-Way ANOVA, dan Post Hoc Games–Howell.

Hasil: Kategori kecemasan santri menunjukkan dominasi kategori berat (n = 169; 79,7%), diikuti kategori sedang (n = 42; 19,8%) dan kategori ringan (n = 1; 0,5%). Uji Independent T-Test memperoleh nilai t = 3,946 dengan p = 0,000, menandakan perbedaan signifikan tingkat kecemasan antara santri laki-laki dan perempuan. Uji One-Way ANOVA menunjukkan pengaruh signifikan daerah asal terhadap kecemasan (F = 13,335; df = 5,206; p = 0,000). Uji Post Hoc Games–Howell mengidentifikasi bahwa santri asal Kendal memiliki skor kecemasan tertinggi dan berbeda signifikan dengan santri asal Pekalongan, Temanggung, Banjarnegara, dan Batang.

Simpulan: Kecemasan santri dipengaruhi oleh faktor individu dan demografis, khususnya jenis kelamin dan daerah asal. Temuan ini menunjukkan perlunya intervensi pendampingan adaptasi, layanan konseling, serta program penguatan kesehatan mental di pesantren, terutama bagi santri yang lebih rentan mengalami kecemasan.

Kata kunci: Tingkat Kecemasan, Pesantren

Dosen Pembimbing: Susanto, Herry | nidn0613068502
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Keperawatan > Mahasiswa FIK - Skripsi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 29 Apr 2026 01:55
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46592

Actions (login required)

View Item View Item