ANALISIS PERBANDINGAN DERAJAT ULKUS DIABETIK BERDASARKAN MEGGIT-WAGNER DAN SINBAD
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902200026_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
: Ulkus diabetikum merupakan komplikasi serius diabetes melitus yang memerlukan penilaian derajat keparahan yang akurat. Meggitt–Wagner menilai kedalaman luka, sedangkan SINBAD mencakup aspek lokasi, infeksi, neuropati, luas luka, dan iskemia. Perbedaan karakteristik kedua instrumen perlu dianalisis untuk menentukan metode penilaian yang lebih komprehensif.
Metode: Penelitian cross-sectional dengan sampel pasien ulkus diabetikum. Penilaian dilakukan menggunakan Meggitt–Wagner dan SINBAD, kemudian dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test.
Hasil: Terdapat perbedaan signifikan antara kedua instrumen (p = 0,003). Median Meggitt–Wagner = 3, sedangkan median SINBAD = 4. Kurva ROC menunjukkan AUC 0,82 (p = 0,000), yang berarti SINBAD lebih sensitif dalam menggambarkan tingkat keparahan ulkus.
Kesimpulan: SINBAD memberikan penilaian yang lebih komprehensif dibanding Meggitt–Wagner karena mencakup faktor risiko tambahan. Meggitt–Wagner tetap bermanfaat sebagai penilaian awal yang sederhana. Hasil penelitian ini dapat membantu perawat dalam memilih instrumen penilaian yang tepat.
Kata kunci: Ulkus Diabetikum, Meggitt–Wagner, SINBAD.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
