HUBUNGAN ANTARA GAYA HIDUP HEDONISME DENGAN TINGKAT HARGA DIRI PADA MAHASISWA DI SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902200009_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Mahasiswa umumnya berada pada masa peralihan menuju dewasa awal yang ditandai dengan pencarian jati diri dan kebutuhan akan penerimaan sosial. Pada fase ini, pengaruh lingkungan, media sosial, dan teman sebaya dapat mendorong munculnya gaya hidup hedonisme yang berkaitan dengan pembentukan harga diri mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara gaya hidup hedonisme dengan tingkat harga diri pada mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Angkatan 2023 Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif non-eksperimental dengan studi korelasi. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 115 orang dengan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh diolah secara statistik dengan menggunakan rumus spearman rank.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (86,1%) dan berusia 20 tahun (51,3%). Mayoritas responden memiliki gaya hidup hedonisme tinggi (45,2%) serta tingkat harga diri tinggi (47,8%). Uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan antara gaya hidup hedonisme dengan tingkat harga diri (p-value = 0,000; r = 0,764) dengan arah korelasi positif dan kekuatan hubungan kuat.
Simpulan: Terdapat hubungan antara gaya hidup hedonisme dengan tingkat harga diri pada mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Angkatan 2023 Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Kata kunci: Gaya Hidup Hedonisme, Harga Diri, Mahasiswa
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
