Sofyanudin, Sofyanudin (2026) HUBUNGAN BEBAN KERJA PERAWAT DENGAN KETEPATAN IDENTIFIKASI PASIEN DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Ilmu Keperawatan_30902200011_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Ilmu Keperawatan_30902200011_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Keselamatan pasien adalah elemen krusial dalam layanan kesehatan, yang dapat dipertahankan melalui implementasi enam sasaran keselamatan pasien, termasuk di antaranya ketepatan identifikasi pasien. Kesalahan dalam proses identifikasi bisa berakibat buruk, sedangkan beban kerja perawat yang berat mungkin memperbesar kemungkinan terjadinya kesalahan saat mengidentifikasi pasien. Beban kerja perawat meliputi semua tugas dalam satu periode kerja, dan jika terlalu tinggi, dapat mengakibatkan kelelahan serta mempengaruhi kualitas layanan. Studi ini dimaksudkan untuk mengkaji keterkaitan antara beban kerja perawat dengan ketepatan identifikasi pasien.
Metode Penelitian: Penelitian ini mengadopsi desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional untuk mengeksplorasi hubungan antara beban kerja perawat dan ketepatan identifikasi pasien. Sampel penelitian diambil menggunakan metode total sampling yang mencakup seluruh populasi yang berjumlah 100 perawat. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, setelah itu data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Spearman Rank.
Hasil: Temuan studi mengindikasikan adanya keterkaitan bermakna antara beban kerja perawat dengan ketepatan identifikasi pasien, dengan koefisien korelasi (r) sebesar -0,548 dan nilai signifikansi (p-value) = 0,000 (p < 0,05). Hal ini menyiratkan bahwa semakin berat beban kerja perawat, maka semakin rendah tingkat ketepatan identifikasi pasien. Keterkaitan ini berjalan berlawanan arah dengan kekuatan hubungan sedang dan arah negatif.
Simpulan: Beban kerja perawat memiliki keterkaitan dengan ketepatan identifikasi pasien, di mana peningkatan beban kerja perawat akan menurunkan ketepatan identifikasi pasien. Untuk meningkatkan ketepatan identifikasi pasien, diperlukan pengaturan beban kerja yang efektif, dengan mempertimbangkan faktor fisik seperti jumlah pasien, faktor psikologis seperti dinamika kerja, serta durasi kerja agar perawat dapat beroperasi dengan konsentrasi penuh dan mematuhi standar keselamatan pasien.
Kata kunci: beban kerja, identifikasi pasien, keselamatan.
| Dosen Pembimbing: | Abdurrouf, Muh. | nidn0605057902 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan > Mahasiswa FIK - Skripsi Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 07:41 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46546 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
