FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902200125_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Preeklampsia merupakan komplikasi serius pada kehamilan yang ditandai hipertensi, proteinuria, dan edema, serta menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal maupun perinatal. Berbagai penelitian menunjukkan hasil berbeda mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia seperti usia, paritas, IMT, dan riwayat penyakit kronis.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain retrospektif korelasional. Sampel berjumlah 103 responden dengan teknik nonprobability sampling. Analisis data meliputi uji univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik ganda). Variabel dependen yaitu kejadian preeklampsia, sedangkan variabel independen meliputi usia, gravida, paritas, IMT, riwayat hipertensi, riwayat preeklampsia sebelumnya, kadar Hb, riwayat DM, kehamilan ganda, pekerjaan, protein urin, usia kehamilan, dan MAP.
Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara kejadian preeklampsia dengan usia, IMT, riwayat hipertensi, riwayat preeklampsia sebelumnya, kadar Hb, usia kehamilan, MAP, dan protein urin, sedangkan gravida, paritas, riwayat DM, kehamilan ganda, dan pekerjaan tidak berhubungan. Faktor paling berpengaruh adalah kadar Hb ( value = 0,019; OR = 3,784).
Kata Kunci: Ibu hamil, preeklampsia, kadar Hb
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
