Dasuki, Alya Andina (2026) PENGARUH KOMBINASI GEL CENTELLA asiatica DAN KAPSUL CHANNA striata TERHADAP VEGF DAN TGF-β (Studi Eksperimental pada Luka insisi Tikus Galur Wistar Model Diabetes yang Diinduksi Streptozotocin dan Nicotinamide). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2424010481_fullpdf.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2424010481_fullpdf.pdf

| Download (3MB)
[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2424010481_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2424010481_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (208kB)

Abstract

Latar Belakang: Luka diabetik merupakan komplikasi kronis yang sulit sembuh akibat hiperglikemia persisten, stres oksidatif, dan gangguan respon faktor pertumbuhan. Kombinasi terapi topikal dan sistemik berbahan alam, seperti gel Centella asiatica dan suplementasi kapsul Channa striata, berpotensi memberikan efek sinergis melalui modulasi faktor pertumbuhan seperti Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) dan Transforming Growth Factor Beta (TGF-β).
Metode: Penelitian eksperimental post-test only control group design menggunakan tikus Wistar jantan yang diinduksi diabetes dengan streptozotosin–nikotinamid untuk membentuk model diabetes tipe 2. Hewan uji dibagi menjadi lima kelompok: Tikus model luka insisi tanpa diberi terapi (K1), tikus model diabetes dan luka insisi dengan pemberian base gel dan aquadest (K2), tikus model diabetes dan luka insisi dengan pemberian kapsul Channa striata 100 mg/kg/BB dan base gel (K3), tikus model diabetes dan luka insisi dengan pemberian gel Centella asiatica 10% dan aquadest oral (K4), tikus model diabetes dan luka insisi dengan kombinasi kapsul Channa striata 100 mg/kg/BB dan gel Centella asiatica 10% (K5). Setelah pembuatan luka insisi, intervensi diberikan selama 7 hari, kemudian kadar TGF-β jaringan luka dan VEGF serum diukur secara kuantitatif menggunakan metode immunoassay.
Hasil: Kelompok K5 menunjukkan peningkatan kadar TGF-β yang paling tinggi dan berbeda signifikan dibandingkan dengan model kelompok K1 (p=0,004) dan kelompok K2 (p=0,049). Tidak terdapat perbedaan kadar VEGF yang bermakna secara statistik antar kelompok penelitian, dengan nilai p = 0,418 (p > 0,05).
Kesimpulan: Kombinasi gel Centella asiatica dan oral Channa striata berpengaruh terhadap kadar TGF-β lokal pada luka diabetik, sementara perubahan VEGF sistemik belum terbukti signifikan.

Kata kunci: Centella asiatica; Channa striata; luka diabetik; VEGF; TGF-β

Dosen Pembimbing: Wibowo, Joko Wahyu and Setiawan, Eko | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 28 Apr 2026 01:33
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46476

Actions (login required)

View Item View Item