NUGROHO, MUZAKI ADI (2026) REKONSTRUKSI REGULASI TINDAK PIDANA PENIPUAN YANG BERBASIS NILAI KEADILAN. Doctoral thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
|
Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10302300245_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10302300245_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Tindak pidana penipuan merupakan kejahatan klasik yang terus mengalami
perkembangan, khususnya di era digital ketika modus kejahatan semakin
kompleks melalui phising, rekayasa sosial, manipulasi data elektronik, dan
berbagai bentuk penipuan berbasis teknologi. Regulasi yang berlaku seperti Pasal
378 (KUHP Lama) dan Pasal 492 UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) dinilai
belum sepenuhnya mampu menjangkau bentuk-bentuk penipuan modern
sehingga menimbulkan ketidakpastian dan ketidakadilan bagi korban. Oleh
karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan rekonstruksi
regulasi tindak pidana penipuan yang lebih responsif, adaptif, dan berorientasi
pada keadilan substantif.
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode analisis
konseptual dan komparatif. Sebagai pisau analisis, digunakan Teori Keadilan
Pancasila, Teori Keadilan Distributif dan Korektif Aristoteles, serta The Theory
of Justice dari John Rawls. Penelitian ini juga dilengkapi dengan analisis kondisi
empirik terkait meningkatnya jumlah dan kompleksitas penipuan digital di
Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi tindak pidana penipuan yang ada
saat ini belum sepenuhnya didasarkan pada prinsip keadilan korektif maupun
distributif. Ketentuan yang berlaku belum memberikan pemulihan optimal bagi
korban, belum menimbulkan efek jera yang proporsional bagi pelaku, serta
kurang adaptif terhadap modus penipuan berbasis teknologi. Oleh karena itu,
penelitian ini menawarkan model rekonstruksi regulasi yang mencakup redefinisi
unsur-unsur penipuan digital, perluasan bentuk daya upaya penipuan, penerapan
sanksi yang lebih proporsional serta restoratif, serta integrasi KUHP Baru dengan
regulasi khusus seperti UU ITE. Temuan ini diharapkan mampu memberikan
kontribusi teoritis bagi ilmu hukum pidana dan menjadi rekomendasi praktis bagi
legislator dan aparat penegak hukum dalam pembaruan hukum pidana nasional.
Kata Kunci: Tindak Pidana Penipuan, Keadilan Substantif, Rekonstruksi
Regulasi, Kejahatan Digital, Hukum Pidana
| Dosen Pembimbing: | Soponyono, Eko and Prayitno, Ahmad Hadi | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Disertasi Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Disertasi Program Doktor Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 1 UNISSULA |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 01:42 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 01:42 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46246 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
