HUBUNGAN ANTARA ROLE MODEL PERAWAT DENGAN KETEPATAN IDENTIFIKASI PASIEN DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902200179_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Keselamatan pasien adalah komponen penting dalam mutu pelayanan keperawatan. Salah satu indikator keselamatan pasien adalah ketepatan identifikasi pasien. Peran role model perawat menjadi kunci dalam membentuk perilaku profesional dan disiplin dalam melaksanakan prosedur identifikasi pasien secara benar. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara role model perawat dengan ketepatan identifikasi pasien di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.
Metode: Studi ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terhadap 94 perawat di ruang rawat inap Baitussalam, Baitunnisa, dan Baitulizzah dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman rank correlation.
Hasil: Mayoritas responden berusia 31–35 tahun (39,4%), berjenis kelamin perempuan (77,7%), berpendidikan profesi Ners (47,9%), dan mempunyai masa kerja 3–8 tahun (40,4%). Sebagian besar mempunyai role model baik (45,7%) dan ketepatan identifikasi pasien baik (43,6%). Uji statistik ditunjukkan adanya hubungan signifikan antara role model perawat dan ketepatan identifikasi pasien (p = 0,000; r = 0,527) dengan arah hubungan positif dan kekuatan sedang.
Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara role model perawat dengan ketepatan identifikasi pasien. Semakin baik role model yang dicontohkan perawat, semakin tinggi ketepatan dalam melakukan identifikasi pasien.
Kata Kunci: Role Model, Ketepatan Identifikasi Pasien, Keselamatan Pasien.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
