Aurelia, Tsabita Ritza (2026) ANALISIS YURIDIS PERAN NOTARIS DALAM PROSES DIGITALISASI PERIZINAN BERBASIS RISIKO MELALUI OSS-RBA DI KABUPATEN SUKOHARJO. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Magister Kenotariatan_21302400112_fullpdf.pdf] Text
Magister Kenotariatan_21302400112_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Magister Kenotariatan_21302400112_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Kenotariatan_21302400112_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (505kB)

Abstract

Notaris dalam mekanisme OSS-RBA tidak memiliki akses langsung ke platform, sehingga perannya lebih banyak sebatas. Kondisi ini menimbulkan persoalan praktis dan yuridis mengenai sejauh mana kontribusi notaris dapat mendukung keberhasilan digitalisasi perizinan berbasis risiko. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis: 1) peran notaris dalam proses digitalisasi perizinan berbasis risiko melalui OSS-RBA. 2) Hambatan dan solusi dalam proses digitalisasi perizinan berbasis risiko melalui OSS-RBA.
Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris. Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis sosiologis. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi pustaka. Analisis dalam penelitian ini bersifat kualitatif.
Hasil penelitian disimpulkan: 1) Peran notaris dalam proses digitalisasi perizinan berbasis risiko melalui OSS-RBA yaitu sebagai penjamin kepastian dan keabsahan dokumen hukum yang menjadi dasar pendirian badan usaha sekaligus syarat utama dalam memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) dan perizinan lainnya. Meskipun sistem OSS-RBA hadir sebagai instrumen digital yang menyederhanakan dan mempercepat pelayanan perizinan berusaha, fungsi notaris tetap tidak tergantikan karena kewenangan atributifnya bersumber dari Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) untuk membuat akta otentik. Di Kabupaten Sukoharjo yang didominasi oleh pelaku UMKM, notaris juga berperan sebagai jembatan literasi hukum dan administrasi digital, membantu pelaku usaha dalam memahami, menyiapkan, dan memastikan validitas dokumen yang diperlukan dalam sistem OSS-RBA. Dengan demikian, sinergi antara kewenangan notaris dan inovasi digital OSS-RBA menciptakan landasan yang kokoh bagi terwujudnya pelayanan perizinan berusaha yang lebih efektif, efisien, serta tetap berlandaskan pada asas kepastian hukum di tingkat daerah. 2) Hambatan dalam proses digitalisasi perizinan berbasis risiko melalui OSS-RBA yaitu tidak hanya bersifat teknis, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan rendahnya literasi digital pelaku usaha, tetapi juga normatif, yakni ketidakjelasan prosedur, tumpang tindih regulasi, serta perubahan kebijakan yang terlalu cepat sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum. Adapun solusi yang dapat ditempuh meliputi peningkatan koordinasi antar instansi, penyusunan regulasi yang lebih konsisten, pendampingan teknis bagi pelaku usaha, serta peran notaris dalam menjamin keabsahan dokumen hukum dan menjaga akurasi data dalam sistem OSS-RBA. Apabila dianalisis menggunakan teori kepastian hukum Gustav Radbruch, perizinan berbasis OSS-RBA seharusnya mampu menjamin bahwa hukum berlaku jelas, konsisten, dan dapat dilaksanakan tanpa menimbulkan keraguan. Menurut Radbruch, kepastian hukum merupakan salah satu nilai fundamental hukum selain keadilan dan kemanfaatan, kepastian hukum hanya dapat terwujud apabila peraturan pelaksana bersifat stabil, prosedur administrasi terintegrasi, serta mekanisme penyelesaian hambatan dapat dijalankan dengan efektif.
Kata Kunci : Notaris, Digitalisasi Perizinan, OSS-RBA.

Dosen Pembimbing: Hafidz, Jawade | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Kenotariatan
Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 15 Apr 2026 08:54
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46040

Actions (login required)

View Item View Item