library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI SESAK NAPAS PADA PASIEN HEMODIALISIS

Detail Tugas Akhir

GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI SESAK NAPAS PADA PASIEN HEMODIALISIS

Mustafiatun, Siti (2026) GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI SESAK NAPAS PADA PASIEN HEMODIALISIS. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Ilmu Keperawatan_30902200211_fullpdf.pdf
PDF
Text
Ilmu Keperawatan_30902200211_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (48kB)

Abstract

Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan kondisi progresif yang menyebabkan penurunan fungsi ginjal sehingga pasien memerlukan terapi pengganti ginjal berupa hemodialisis. Salah satu keluhan yang sering dialami pasien hemodialisis adalah sesak napas (dispnea), yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kelebihan volume cairan dan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang memengaruhi sesak napas pada pasien hemodialisis di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari rekam medis. Populasi berjumlah 211 pasien sesuai kriteria inklusi. Variabel yang diteliti meliputi Interdialytic Weight Gain (IDWG) sebagai indikator kelebihan cairan dan kadar hemoglobin sebagai indikator anemia. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami sesak napas (97,2%). Sebanyak 17,1% responden memiliki IDWG >5% sebagai tanda overload cairan. Selain itu, mayoritas responden mengalami anemia sedang (45,5%) dan anemia berat (22,3%) yang berpotensi memperburuk sesak napas akibat menurunnya kemampuan darah membawa oksigen. Temuan ini menunjukkan bahwa kelebihan cairan dan anemia merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap sesak napas pada pasien hemodialisis.

Kesimpulan: penelitian ini menegaskan bahwa overload cairan dan anemia masih banyak ditemukan dan sangat memengaruhi munculnya sesak napas. Pemantauan IDWG, pembatasan cairan, serta manajemen anemia perlu ditingkatkan untuk mengurangi gejala sesak napas dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Kata kunci: hemodialisis, sesak napas, IDWG, anemia, gagal ginjal kronik (GGK).

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints