FATIHAH, ISTINUR (2026) TANGGUNG JAWAB PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH (PPAT) ATAS PELANGGARAN ETIKA BERTINDAK SELAKU PERANTARA JUAL BELI TANAH. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Magister Kenotariatan_21302400053_fullpdf.pdf] Text
Magister Kenotariatan_21302400053_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Magister Kenotariatan_21302400053_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Kenotariatan_21302400053_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (182kB)

Abstract

Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) atas pelanggaran etika ketika bertindak selaku perantara jual beli tanah serta akibat hukum terhadap akta jual beli tanah yang dibuatnya. Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sebagai pejabat umum memiliki kewenangan membuat akta otentik yang menjadi dasar peralihan hak atas tanah dan pendaftaran di Kantor Pertanahan. Dalam menjalankan jabatannya, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dituntut menjunjung tinggi integritas moral, profesionalitas, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kode etik profesi. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk menganalisis : 1) Tanggung jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) atas pelanggaran etika yang bertindak selaku perantara jual beli tanah. 2) Akibat hukum terhadap akta jual beli tanah yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang bertindak selaku perantara.
Metode pendekatan dalam penelitian ini ialah peraturan perundang-undangan dan konseptual, melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) atas pelanggaran etika dapat meliputi tanggung jawab administratif, perdata, bahkan pidana, tergantung pada bentuk dan akibat pelanggaran yang dilakukan. Selain itu, akta yang cacat prosedur dapat menimbulkan penolakan pendaftaran peralihan hak oleh Kantor Pertanahan, sehingga merugikan para pihak. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya profesionalitas, independensi, dan kepatuhan etika bagi Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) guna menjamin kepastian hukum, perlindungan hukum, serta kepercayaan masyarakat dalam setiap transaksi jual beli tanah.
Kata Kunci : Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), Tanggung Jawab, Jual Beli

Dosen Pembimbing: Hafidz, Jawade | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Kenotariatan
Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 15 Apr 2026 09:13
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46007

Actions (login required)

View Item View Item