library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

ANALISIS HUKUM TERHADAP HAK CIPTA KARYA DIGITAL ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) SEBAGAI OBYEK JAMINAN FIDUSIA

Detail Tugas Akhir

ANALISIS HUKUM TERHADAP HAK CIPTA KARYA DIGITAL ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) SEBAGAI OBYEK JAMINAN FIDUSIA

PRATAMA, ANUGERAH (2026) ANALISIS HUKUM TERHADAP HAK CIPTA KARYA DIGITAL ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) SEBAGAI OBYEK JAMINAN FIDUSIA. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302300310_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302300310_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (148kB)

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan ekonomi kreatif telah menjadikan hak cipta, termasuk karya berbasis Artificial Intelligence (AI), sebagai aset bernilai ekonomi yang berpotensi dimanfaatkan dalam kegiatan pembiayaan. Secara normatif, berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014, hak cipta merupakan benda bergerak tidak berwujud yang mengandung hak ekonomi dan dapat dialihkan. Selanjutnya, Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 memberikan ruang bagi benda bergerak tidak berwujud untuk dijadikan objek jaminan fidusia. Dengan demikian, secara yuridis hak cipta digital memenuhi kualifikasi sebagai objek jaminan fidusia.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data penelitian bersumber dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengkaji pengaturan hak cipta karya AI serta keterkaitannya dengan hukum jaminan fidusia di Indonesia
.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak cipta atas karya digital berbasis Artificial Intelligence secara normatif memenuhi kualifikasi sebagai objek jaminan fidusia karena merupakan benda bergerak tidak berwujud yang mengandung hak ekonomi dan dapat dialihkan. Namun demikian, implementasinya dalam praktik masih menghadapi kendala berupa belum adanya pengaturan teknis mengenai mekanisme pembebanan, standar valuasi aset tidak berwujud, serta kepastian eksekusi apabila terjadi wanprestasi. Dengan demikian, diperlukan penguatan regulasi dan pedoman teknis guna menjamin kepastian hukum dalam pemanfaatan hak cipta digital sebagai objek jaminan fidusia.
Kata Kunci: Hak Cipta, Artificial Intelligence, Karya Digital, Jaminan Fidusia.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints