BAKTI, AGUNG SETYA (2026) PROBLEMATIKA PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH SECARA ELEKTRONIK DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN PEKALONGAN. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Magister Kenotariatan_21302200121_fullpdf.pdf] Text
Magister Kenotariatan_21302200121_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Magister Kenotariatan_21302200121_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Kenotariatan_21302200121_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (54kB)

Abstract

Pendaftaran tanah secara elektronik merupakan kebijakan pemerintah dalam upaya mewujudkan pelayanan prima di bidang pertanahan guna menciptakan keamanan, perlindungan dan kepastian hukum pendaftaran tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan, kendala serta solusi pendaftaran tanah secara elektronik di Kantor Pertanahan Kabupaten Pekalongan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Pengumpulan data primer menggunakan wawancara, studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Pendaftaran Tanah Secara Elektronik di Kantor Pertanahan Kabupaten Pekalongan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat diantaranya yaitu meminimalisir penipuan, meminimalisir calo/mafia tanah, pencegahan korupsi, pencegahan sertipikat ganda, menghemat biaya, mencegah sengketa, konflik dan perkara pertanahan, meminimalkan pertemuan fisik, dan mengurangi intervensi pihak yang tidak berkepentingan. Pelaksanaan pelayanan pertanahan secara elektronik dapat dilakukan melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Hasil dari pelaksanaan pendaftaran tanah secara elektronik adalah sertipikat elektronik. Sertipikat elektronik secara hukum sah digunakan sebagai alat bukti dan dapat memberikan kepastian hukum karena sudah dijamin oleh Peraturan Perundang-undangan, yaitu Peraturan Menteri ATR/BPN No. 3 Tahun 2023 dan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Kendala dan solusi yang dihadapi dalam pelaksanaan pendaftaran tanah secara elektronik di Kantor Pertanahan Kabupaten Pekalongan yaitu masih terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai sertipikat elektronik, masih kurangnya kelengkapan berkas permohonan pendaftaran tanah, Sumber daya Manusia (SDM) pelaksana yang masih sangat terbatas dan belum siap melaksanakan pendaftaran tanah secara elektronik, kendala jaringan internet yang belum merata, dan pelaksanaan pemetaan tanah yang belum merata. Solusi yang bisa dilaksanakan untuk mengatasi kendala dimaksud yakni melalui kegiatan penyebarluasan informasi atau sosialisasi kepada masyarakat, melakukan pelatihan atau training dan worksop bagi pegawai BPN dan PPAT, melakukan kerjasama dengan provider internet dalam rangka pemerataan jaringan, melakukan percepatan update dan kemanan sistem pertanahan serta melakukan perbaikan aplikasi sentuh tanahku serta memperkuat keamanan supaya tidak gampang dilakukan peretasan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Selain kendala tersebut masih terdapat problematika dalam pendaftaran tanah secara elektronik yakni aspek yuridis dan payung hukum berkaitan dengan kekuatan hukum sertipikat yang disebabkan peraturan teknis serta kekhawatiran akan keamanan data dan siber.

Kata Kunci: Problematika, Pendaftaran Tanah, Elektronik.

Dosen Pembimbing: Setyawati, Setyawati | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Kenotariatan
Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 14 Apr 2026 08:46
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45925

Actions (login required)

View Item View Item