Annam, Zidan Khoirul (2026) HUBUNGAN PROFIL INFEKSI OPORTUNISTIK DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN QUALITY OF LIFE ANAK HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS/ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROME DI RSUP. DR KARIADI SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Ilmu Keperawatan_30902200234_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Keperawatan_30902200234_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Ilmu Keperawatan_30902200234_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Keperawatan_30902200234_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (66kB)

Abstract

HIV/AIDS pada anak (ADHA) masih menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, di mana infeksi oportunistik (IO) menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Kualitas hidup ADHA tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi fisik, tetapi juga oleh dukungan psikososial, terutama dari keluarga. Namun, dukungan keluarga terhadap pasien HIV/AIDS di Indonesia dilaporkan masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara profil infeksi oportunistik dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup anak penderita HIV/AIDS.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 60 responden anak dengan HIV/AIDS di RSUP Dr. Kariadi Semarang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data profil infeksi oportunistik dikumpulkan dari rekam medis, sedangkan data dukungan keluarga dan kualitas hidup diperoleh melalui kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk menguji hubungan antar variabel.
Hasil: Sebagian besar responden berusia 5–10 tahun (60%), laki-laki (58%), dengan infeksi oportunistik terbanyak tuberculosis (48%). Dukungan keluarga baik (56%) dan kualitas hidup baik (60%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan bermakna antara infeksi oportunistik dengan kualitas hidup (ρ = 0,001) dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup (ρ = 0,002).
Simpulan & saran: Terdapat hubungan signifikan antara infeksi oportunistik dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup anak HIV/AIDS. Semakin ringan infeksi oportunistik dan semakin kuat dukungan keluarga, maka semakin baik kualitas hidup anak. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan intervensi keluarga melalui edukasi, pendampingan, dan dukungan emosional untuk menjaga kualitas hidup ADHA secara berkelanjutan.

Kata kunci : Dukungan keluarga, HIV/AIDS pada anak, infeksi oportunistik, kualitas hidup

Dosen Pembimbing: Wijayanti, Kurnia | nidn0628028603
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Keperawatan > Mahasiswa FIK - Skripsi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 14 Apr 2026 08:52
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45896

Actions (login required)

View Item View Item