SETIYOWATI, INDAH (2026) HUBUNGAN KEPESERTAAN PROLANIS DAN NON- PROLANIS DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA DM TIPE 2 DI PUSKESMAS KARANGDORO. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Ilmu Keperawatan_30902400410_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Keperawatan_30902400410_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Keperawatan_30902400410_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Keperawatan_30902400410_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (143kB)

Abstract

Pendahuluan: Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang, salah satunya melalui kepatuhan minum obat. Ketidakpatuhan pengobatan dapat menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol dan meningkatkan risiko komplikasi. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan upaya pelayanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan kepatuhan dan kualitas hidup pasien diabetes melitus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepesertaan Prolanis dan non-Prolanis dengan kepatuhan minum obat pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Karangdoro. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 114 responden yang terdiri dari 57 peserta Prolanis dan 57 non-Prolanis, dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Medication Adherence Report Scale (MARS-10). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta Prolanis memiliki tingkat kepatuhan minum obat yang lebih tinggi dibandingkan non-Prolanis. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kepesertaan Prolanis dengan kepatuhan minum obat (p=0,000). Nilai Odds Ratio sebesar 8,695 menunjukkan bahwa peserta Prolanis memiliki peluang lebih besar untuk patuh minum obat dibandingkan non-Prolanis. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kepesertaan Prolanis dan kepatuhan minum obat pada penderita diabetes melitus tipe 2. Program Prolanis terbukti berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien. Saran: Puskesmas diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan program Prolanis serta meningkatkan edukasi kesehatan bagi pasien non-Prolanis untuk meningkatkan kepatuhan minum obat.

Kata kunci: diabetes melitus tipe 2, Prolanis, kepatuhan minum obat

Dosen Pembimbing: Ardian, Iwan | nidn0622087403
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Keperawatan > Mahasiswa FIK - Skripsi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 14 Apr 2026 02:39
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45855

Actions (login required)

View Item View Item