MULYAWATI, ANINDYA (2026) ANALISIS KESALAHAN PENGUKURAN TIDAK LANGSUNG PADA METER 3 PHASA JARINGAN TEGANGAN RENDAH. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Text
Teknik Elektro_30602200117_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (64kB)
Text
Teknik Elektro_30602200117_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (2MB)

Abstract

Pengukuran konsumsi energi listrik yang akurat sangat penting untuk menjamin keadilan serta transparansi antara penyedia listrik dan pelanggan. Pada pelanggan industri maupun komersial dengan kapasitas daya besar, sistem pengukuran yang umum digunakan adalah sistem tiga fasa dengan metode pengukuran tidak langsung. Dalam sistem ini, kWh meter bekerja bersama Current Transformer (CT) untuk merekam energi yang terpakai. Akan tetapi, tingkat akurasi pencatatan energi sangat ditentukan oleh ketepatan pemasangan pengawatan, khususnya pada polaritas sisi sekunder CT. Kesalahan pengawatan, seperti terbaliknya polaritas CT, dapat mengakibatkan hasil pencatatan energi menjadi tidak akurat, bahkan bisa bernilai negatif atau jauh lebih rendah dari konsumsi sesungguhnya. Kondisi ini tentu menimbulkan risiko kerugian energi yang tidak tertagih bagi penyedia listrik.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kesalahan pengawatan, terutama terbaliknya polaritas CT, terhadap akurasi pengukuran energi pada sistem tiga fasa pengukuran tidak langsung. Metode yang digunakan adalah metode komparatif dengan pendekatan kuantitatif, melalui simulasi tiga skenario kesalahan: polaritas terbalik pada fasa R saja, pada fasa R dan S, serta pada ketiga fasa R, S, dan T. Analisis dilakukan berdasarkan data pelanggan PT PLN (Persero) UP3 Nabire dengan memanfaatkan aplikasi AMICON yang menampilkan diagram fasor dan data hasil pengukuran kWh meter.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan polaritas pada CT, baik terjadi pada satu fasa (R), dua fasa (R dan S), maupun tiga fasa (R, S, dan T), menyebabkan sebagian energi listrik tidak terbaca oleh kWh meter. Akibatnya, energi yang seharusnya tercatat sebagai pemakaian justru tidak terukur, bahkan sebagian dapat terbaca sebagai energi yang kembali ke jaringan (reverse). Kondisi ini berpotensi menimbulkan kerugian karena energi tidak tertagih. Oleh karena itu, diperlukan verifikasi berkala terhadap arah polaritas CT, peningkatan kompetensi teknis petugas lapangan, serta pemanfaatan aplikasi monitoring seperti AMICON PLN untuk mendeteksi kesalahan sejak dini sehingga potensi kerugian dapat diminimalkan.
Kata kunci: kesalahan polaritas, Current Transformer (CT), kWh meter, AMICON PLN

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Industri
Fakultas Teknologi Industri > Mahasiswa FTI - Skripsi Teknik Elektro
Date Deposited: 18 Jun 2026 02:39
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45642

Actions (login required)

View Item
View Item