FARIZKI, MUHAMMAD DIAZ NUR and SYAIFUDIN, IQBAAL (2026) Rancang Bangun Prototipe Sistem Monitoring dan Kontrol pH Tanah Otomatis Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Kuning pada Tanaman Cabai di Greenhouse Desa Manggihan. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
Teknik Elektro_30602100029_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (4MB)
Teknik Elektro_30602100029_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (348kB)
Abstract
Produktivitas tanaman cabai (Capsicum annuum L.) di tingkat petani seringkali terhambat oleh serangan penyakit kuning (Gemini virus) yang menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan. Berdasarkan observasi di Greenhouse Desa Manggihan, salah satu faktor pemicu utama kerentanan tanaman terhadap penyakit ini adalah ketidakstabilan pH tanah yang menghambat penyerapan nutrisi, serta metode pemantauan lahan yang masih mengandalkan intuisi visual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun prototipe sistem monitoring dan kontrol pH tanah otomatis guna menjaga kondisi media tanam tetap ideal.
Sistem ini dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32 dengan menerapkan logika kontrol On-Off Hysteresis untuk menjaga stabilitas aktuator. Unit masukan menggunakan sensor pH tanah tipe Elektroda Logam (Metal Electrode) yang tahan korosi dan sensor kelembapan tanah tipe Kapasitif yang lebih stabil dibandingkan tipe resistif. Unit keluaran terdiri dari pompa larutan asam sitrat, pompa larutan dolomit cair, dan pompa air irigasi yang bekerja secara otomatis berdasarkan pembacaan sensor secara real-time.
Hasil pengujian validasi pada media tanah menunjukkan bahwa sensor pH mampu bekerja dengan tingkat akurasi sebesar 94,12% (rata-rata error 5,88%) dibandingkan pH meter standar. Evaluasi presisi menunjukkan nilai simpangan baku (standard deviation) sebesar 0,42, yang mengindikasikan tingkat presisi moderat akibat karakteristik heterogenitas tanah. Sementara itu, sensor kelembapan kapasitif terbukti memiliki stabilitas sinyal yang jauh lebih unggul (simpangan baku 18,47) dibandingkan sensor resistif (simpangan baku 240,43). Dari segi performa kontrol, sistem mampu merespons perubahan pH dalam waktu 30 detik dan berhasil mengembalikan kondisi tanah dari keadaan asam (pH 5,0) maupun basa (pH 8,0) menuju rentang netral (pH 6,0–7,0). Prototipe ini diharapkan dapat menjadi solusi teknologi tepat guna untuk meminimalkan risiko penyakit kuning dan meningkatkan efisiensi budidaya cabai di tingkat petani.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri Fakultas Teknologi Industri > Mahasiswa FTI - Skripsi Teknik Elektro |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 02:42 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45635 |
