PURWANTARI, DENI (2026) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGGELAPAN MOBIL (Studi Kasus Putusan Nomor 211/Pid.B/2025/PN Yyk). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Ilmu Hukum_30302200294_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (1MB)
Ilmu Hukum_30302200294_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (104kB)
Abstract
Tindak pidana penggelapan merupakan kejahatan terhadap harta benda yang kerap terjadi dalam praktik peradilan pidana di Indonesia, termasuk penggelapan kendaraan bermotor berupa mobil. Kasus penggelapan mobil sewaan atau mobil pinjaman merupakan salah satu kejahatan terhadap harta benda yang kerap terjadi di Kota Yogyakarta. Penggelapan adalah perbuatan dengan sengaja menguasai barang milik orang lain yang semula berada dalam penguasaan yang sah, kemudian dialihkan untuk kepentingan pribadi secara melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Ketentuan tersebut menegaskan bahwa tindak pidana penggelapan mensyaratkan terpenuhinya unsur objektif berupa perbuatan menguasai barang milik orang lain dengan adanya kesengajaan dan tanpa hak. Penulis dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji penerapan unsur-unsur tindak pidana penggelapan sebagaimana diatur dalam Pasal 372 KUHP dalam perkara penggelapan mobil, faktor yang dipertimbangkan oleh hakim dalam menilai alat bukti, keterangan saksi, dan unsur kesengajaan dalam perkara tindak pidana penggelapan mobil dan untuk mengetahui serta mengkaji pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap terdakwa dalam perkara penggelapan mobil dalam Perkara Nomor 211/Pid.B/2025/PN Yyk .
Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, yaitu penelitian hukum yang menitikberatkan pada kajian terhadap norma-norma hukum tertulis yang berlaku dalam sistem hukum positif. Data yang digunakan berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif melalui penalaran hukum deduktif. Pendekatan tersebut dilakukan dengan menganalisis peraturan perundang-undangan, doktrin atau pendapat para ahli hukum, serta putusan-putusan pengadilan sebagai sumber hukum utama. Penulis menganalisi penerapan unsur-unsur tindak pidana penggelapan sebagaimana diatur dalam Pasal 372 KUHP dalam perkara penggelapan mobil, faktor yang dipertimbangkan oleh hakim dalam menilai alat bukti, keterangan saksi, dan unsur kesengajaan dalam perkara tindak pidana penggelapan mobil, pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap terdakwa dalam perkara penggelapan mobil dalam Perkara Nomor 211/Pid.B/2025/PN Yyk.
Berdasarkan hasil penelitian, penerapan unsur-unsur tindak pidana penggelapan dalam Pasal 372 KUHP pada perkara penggelapan mobil dilakukan dengan menilai secara kumulatif terpenuhinya unsur subjektif dan objektif, serta diperkuat oleh penilaian alat bukti yang sah menurut Pasal 184 KUHAP, keterangan saksi, dan petunjuk yang saling bersesuaian sehingga membentuk keyakinan hakim. Dalam Putusan Nomor 211/Pid.B/2025/PN Yyk, hakim menjatuhkan putusan dengan mempertimbangkan aspek yuridis, sosiologis, dan filosofis secara proporsional guna mewujudkan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan.
Kata Kunci: Pertimbangan Hakim, Tindak Pidana Penggelapan Mobil, Putusan Pengadilan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 03:02 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45587 |
