Wicaksono, Suryo Agung (2026) PERTANGGUNGJAWABAN PERDATA ATAS PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS OLEH LAYANAN CATERING YANG MENGAKIBATKAN KERACUNAN MAKANAN PADA SISWA (STUDI KASUS DI SMP NEGERI 1 GEMOLONG). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
|
Text
Ilmu Hukum_30302200261_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Ilmu Hukum_30302200261_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia hadir sebagai respons terhadap tantangan gizi dan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini, Namun demikian, potensi risiko keracunan makanan dalam pelaksanaan program berskala besar semacam ini merupakan isu krusial yang menyoroti celah dalam sistem penjaminan keamanan pangan dan menegaskan adanya potensi pelanggaran serius terhadap hak fundamental anak untuk hidup sehat dan aman. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pertanggungjawaban perdata oleh layanan catering atas keracunan makanan dalam program makan bergizi gratis di SMP Negeri 1 Gemolong, dan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya keracunan makanan pada siswa dalam program makan bergizi gratis di SMP Negeri 1 Gemolong dan solusi terhadap penyelesaian masalah tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, literatur hukum. Data dianalisis secara. Metode pengumpulan data Primer menggunakan observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder menggunakan studi dokumen dan studi kepustakaan. Metode analisis data menggunakan kualitatif.
Pertanggungjawaban Perdata oleh layanan catering atas keracunan makanan dalam program makan bergizi gratis di SMP Negeri 1 Gemolong adalah sebagai berikut, pemerintah daerah mengambil alih tanggung jawab penuh atas insiden keracunan yang terjadi pada program makan bergizi gratis di SMP Negeri 1 Gemolong. Bentuk pertanggungjawaban tersebut diwujudkan dengan menanggung seluruh biaya pengobatan siswa, baik yang menjalani rawat inap maupun rawat jalan. Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah untuk memastikan bahwa para siswa mendapatkan perawatan terbaik tanpa membebani keluarga korban. Faktor yang menyebabkan terjadinya keracunan makanan pada siswa adalah ketidaksesuaian standar keamanan pangan oleh penyedia catering, lemahnya pengawasan preventif oleh dinas kesehatan dan dinas pendidikan, keterbatasan wewenang sekolah dalam pemilihan dan pengawasan penyedia makanan, kurangnya prosedur pengawasan berlapis saat pendistribusian makanan, tidak adanya pelaporan cepat ketika gejala mulai muncul, ketidaksiapan fasilitas kesehatan dalam menangani kejadian massal, kelemahan koordinasi antar instansi, ketidakefektifan sistem rekanan penyedia catering, ketidakpatuhan pihak catering terhadap prosedur operasional standar (SOP), minimnya sosialisasi keamanan pangan kepada pihak sekolah. Solusi terhadap penyelesaian masalah adalah perbaikan standar produksi dan distribusi makanan, pengawasan dan evaluasi ketat terhadap penyedia jasa, pemberdayaan sekolah dalam pengendalian mutu pangan, penguatan koordinasi lintas instansi, penegakan hukum atas kelalaian, peningkatan kesiapsiagaan fasilitas, edukasi dan pelatihan kepada sekolah dan masyarakat.
Kata Kunci: Keracunan, Layanan Catering, Pertanggungjawaban Perdata, Program Makan Bergizi Gratis, Siswa.
| Dosen Pembimbing: | Adillah, Siti Ummu | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 1 UNISSULA |
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 09:21 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45581 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
