Baskara, Ryan Wahyu (2026) TINJAUAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PERJUDIAN SABUNG AYAM SEBAGAI BENTUK PENYAKIT MASYARAKAT (Studi Kasus di Polres Demak). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30302200247_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302200247_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30302200247_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302200247_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (537kB)

Abstract

Perjudian yang melibatkan taruhan uang atau barang, dan dapat menyebabkan kerugian yang signifan. Beberapa bentuk perjudian ilegal seperti togel atau judi ilegal lainnya, sering diikuti oleh aksi kekerasan atau penipuan. Dalam sistem hukum Indonesia, Perjudian diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ketentuan pasal 303 KUHP, pasal 542 KUHP dan sebutan pasal 542 KUHP kemudian dengan adanya UU.No.7 1974 diubah menjadi pasal 303 bis KUHP. Melihat banyaknya tindak pidana perjudian sabung ayam ini terjadi dalam masyarakat, termasuk di Kabupaten Demak maka perlu tindakan terstruktur atau tertib, dari aparat penegak hukum untuk sama-sama menanggulangi dan memberantas semua bentuk perjudian khususnya bagi pelaku judi sabung ayam yang ada di wilayah Polres Demak.
Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis sosiologis yaitu pendekatan dengan melihat sesuai kenyataan hukum di dalam masyarakat. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis yaitu menggambarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dikaitan dengan teori-teori hukum dan praktek pelaksanaannya. Sumber data primer berasal dari penelitian di lapangan yaitu wawancara dan observasi serta data sekunder yang diperoleh dari bahan kepustakaan.
Hasil dari penelitian ini adalah Polres Demak menghadapi berbagai hambatan dalam penanganan kasus perjudian sabung ayam, antara lain mulai dari rendahnya kesadaran hukum dan partisipasi masyarakat, adanya sikap permisif terhadap perjudian sabung ayam yang dianggap sebagai tradisi atau hiburan, keterbatasan sarana pendukung penegakan hukum, hingga kesulitan memperoleh alat bukti dan saksi karena ketakutan masyarakat untuk memberikan keterangan. Solusi yang dilakukan oleh aparat kepolisian yaitu menjalankan upaya penegakan hukum melalui langkah-langkah preventif dan represif, seperti pelaksanaan patroli rutin, kegiatan penyelidikan, penindakan di lapangan, hingga proses penyidikan terhadap para pelaku. Akan tetapi, efektivitas penerapan hukum tersebut masih belum maksimal, mengingat praktik perjudian sabung ayam masih kerap terjadi secara tertutup dan terus berulang di masyarakat.
Kata Kunci: Tindak Pidana, Perjudian Sabung Ayam, Polres Demak.

Dosen Pembimbing: Ngazis, Muhammad | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 08 Apr 2026 09:24
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45576

Actions (login required)

View Item View Item