ISAROH, NILA LATIFATUL (2026) PELAKSANAAN KEGIATAN SYI’IRAN SEBAGAI UPAYA MENANAMKAN NILAI-NILAI AKHLAKUL KARIMAH PADA SANTRI KELAS VII DI PONDOK PESANTREN HIDAYATUS SHOLIHIN WRINGINJAJAR MRANGGEN DEMAK. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Pendidikan Agama Islam_31502200077_fullpdf.pdf] Text
Pendidikan Agama Islam_31502200077_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Pendidikan Agama Islam_31502200077_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Pendidikan Agama Islam_31502200077_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (72kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan syi’iran, mengidentifikasi nilai-nilai akhlakul karimah yang terkandung dalam syi’iran, serta mengetahui faktor pendorong dan penghambat dalam implementasinya sebagai media pembentukan karakter santri kelas VII. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan syi’iran di Pondok Pesantren Hidayatus Sholihin dilaksanakan secara rutin setiap malam Selasa setelah salat Maghrib berjamaah dengan diawali pembacaan Asmaul Husna dan dilanjutkan dengan pelantunan syi’ir menggunakan metode murottal. Kegiatan ini tidak hanya dipandang sebagai tradisi, tetapi sebagai proses pendidikan karakter yang terstruktur melalui tahapan mendengarkan, menghafal, memahami, menghayati, hingga menginternalisasi nilai akhlak. Nilai-nilai akhlakul karimah yang terkandung dalam syi’iran meliputi nilai akhlak kepada Allah (misalnya keimanan dan rasa syukur), nilai akhlak kepada sesama (seperti hormat, sopan santun, dan tolong-menolong), serta nilai akhlak kepada diri sendiri (termasuk disiplin, rendah hati, dan kejujuran). Nilai-nilai tersebut tidak hanya bersifat normatif tetapi juga aplikatif dalam kehidupan sehari-hari santri. Faktor pendukung pelaksanaan syi’iran antara lain komitmen pengasuh dan pengurus pesantren serta suasana religius lingkungan pesantren, sementara faktor penghambat mencakup kelelahan santri, perbedaan kemampuan memahami makna syi’ir, dan variasi minat serta kedisiplinan. Dengan demikian, kegiatan syi’iran terbukti efektif sebagai media internalisasi nilai akhlakul karimah, karena mampu memperkuat kesadaran moral dan membentuk perilaku positif santri.
Kata kunci: Syi’iran, Akhlakul Karimah, Santri, Internalisasi Nilai.

Dosen Pembimbing: Samsudin, Samsudin | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Agama Islam
Fakultas Agama Islam > Mahasiswa FAI - Skripsi Tarbiyah (Pendidikan Agama Islam)
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 09 Apr 2026 01:59
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45527

Actions (login required)

View Item View Item