Lestari, Linda Dwi (2026) ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG HAK MILIK ATAS TANAH DALAM KASUS SERTIFIKAT GANDA (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 309 PK/Pdt/2021). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30302200145_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302200145_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30302200145_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302200145_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (686kB)

Abstract

Sengketa sertifikat ganda dalam sistem administrasi pertanahan di Indonesia merupakan permasalahan hukum kompleks yang menimbulkan ketidakpastian hukum dan sengketa kepemilikan tanah. Adanya dua sertifikat hak atas tanah yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan (BPN) terhadap objek tanah yang sama menciptakan ketidakpastian hukum dan berpotensi menimbulkan sengketa kepemilikan yang merugikan pemegang hak yang sah. Sertifikat berdasarkan PP No. 24 Tahun 1997 bahwa sertifikat merupakan tanda bukti hak yang berlaku sebagai alat pembuktian yang kuat mengenai data fisik dan data yuridis. Tujuan dalam penelitian ini: 1) Untuk mengetahui dan menganalisis apa yang menjadi penyebab terjadinya tumpang tindih sertifikat dalam sengketa sertifikat ganda dan bagaimana solusinya. 2) Untuk mengetahui dan menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap pemegang hak milik atas tanah dalam kasus sertifikat ganda yang telah diputus oleh Putusan Mahkamah Agung Nomor 309 PK/Pdt/2021.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, spesifikasi penelitian yang digunakan bersifat deskriptif analisis, jenis data sumber data menggunakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier, metode pengumpulan data melalui studi pustaka, analisis data menggunakan deskriptif pendektan kualitatif.
Hasil penelitian dan pembahasan yaitu penyebab terjadinya tumpang tindih sertifikat karena adanya kelalian administrasi, lemahnya verifikasi data fisik dan data yuridis pada saat proses pendaftaran tanah, iktikad tidak baik pemohon. Penyelesaian mengenai adanya sengketa sertifikat ganda dapat diselesaikan dengan 2 (dua) cara yaitu melalui penyelesaian di luar pengadilan maupun melalui jalur pengadilan. Perlindungan hukum pemegan hak atas tanah dalam kasus sertifikat ganda pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 309 PK/Pdt/2021 Perlindungan melalui mekanisme penyelesaian sengketa di pengadilan. Pengadilan berfungsi sebagai institusi korektif terhadap kesalahan administratif, Mahkamah Agung memberikan kepastian hukum kepada pemegang hak yang sah serta memulihkan hak-haknya yang sempat terganggu akibat penerbitan sertifikat ganda.

Kata Kunci: Pemegang Hak Milik, Perlindungan Hukum, Sertifikat ganda.

Dosen Pembimbing: Hasana, Dahniarti | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 08 Apr 2026 03:42
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45494

Actions (login required)

View Item View Item