Ilma, Alifia Zahrotul (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KERUGIAN KREDITUR DALAM PERJANJIAN PINJAM MEMINJAM AKIBAT WANPRESTASI DEBITUR (Studi Putusan Nomor 359/Pdt.G/2025/PN Sby). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
|
Text
Ilmu Hukum_30302200042_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
|
|
Text
Ilmu Hukum_30302200042._fullpdf.pdf |
Abstract
Dalam kehidupan masyarakat perjanjian pinjam meminjam merupakan salah satu bentuk perjanjiann yang paling sering terjadi, baik yang dibuat secara tertulis maupun dibuat secara lisan. Namun perjanjian pinjam meminjam yang dibuat secara lisan sering mengakibatkan terjadinnya wanprestasi apabila debitur tidak memenuhi kewajibannya. Situasi ini dapat menyebabkan kerugian pada kreditur. Salah satu contohnya terdapat pada putusan pengadilan Negeri Surabaya Nomor 359/Pdt.G/2025/Pn.Sby, yang berawal dari perjanjian hutang-piutang berdasarkan hubungan kepercayaan tanpa adanya akta otentik, hingga akhirnya berjuang pada wanprestasi debitur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hak- hak kreditur, dan menganalisis bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada kreditur berdasarkan ketentuan hukum perdata dan penerapannya di dalam putusan tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan spesifikasi deskriptif. jenis dan sumber data menggunakan data sekunder meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi Pustaka dan dokumen. Metode analisis data menggunakan yuridis kualitatif dengan menyertakan norma hukum dan mengaitkannya dengan fakta hukum dalam putusan pengadilan.
Hasil penelitiannya menunjukan bahwa kreditur memiliki hak untuk menuntut pemenuhan prestasi, ganti rugi, bunga, dan biaya sebagaimana diatur dalam KUHPerdata apabila debitur terbukti melakukan wanprestasi. Perlindungan hukum terhadap kerugian kreditur diberikan baik dengan cara preventif melalui pembuatan perjanjian yang sah, maupun secara represif melalui upaya gugatan perdata dipengadilan. Putusan Nomor 359/Pdt.G/2025/Pn,Sby pada prinsipnya telah memberikan pengakuan terhadap hak kreditur, meskipun terdapat keterbatasan dalam pelaksanaan eksekusi jaminan akibat tatacara dan pembuktian. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya perjanjian tertulis dan pengikatan jaminan yang sah guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum yang terbaik bagi kreditur.
Kata kunci: Perlindungan Hukum, Kreditur, Wanprestasi, Perjanjian Pinjam–Meminjam.
| Dosen Pembimbing: | Suwondo, Denny | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 1 UNISSULA |
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 01:34 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45452 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
