PRIHATIN, RIYAN ABI WAHYU (2026) KONSEP KAFAAH DAN URGENSINYA TERHADAP KEUTUHAN RUMAH TANGGA SAKINAH (Studi Komparatif Pandangan Dr. Wahbah Az-Zuhaili Dan Imam Asy-Syafii). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)_30502300096_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)_30502300096_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Konsep kafaah (kesepadanan) dalam pernikahan merupakan salah satu prinsip penting dalam hukum keluarga Islam yang berfungsi menjaga keharmonisan, stabilitas, dan martabat pasangan suami istri. Namun, dalam praktiknya, pemahaman masyarakat terhadap kafaah sering kali masih parsial dan lebih menitikberatkan pada aspek sosial-ekonomis, sehingga menimbulkan berbagai problematika rumah tangga, termasuk meningkatnya angka perceraian akibat ketidakseimbangan nilai dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan membandingkan secara mendalam pemikiran Dr. Wahbah Az-Zuhaili dan Imam Asy-Syafii mengenai konsep kafaah dalam pernikahan, sekaligus menganalisis relevansinya terhadap keutuhan rumah tangga sakinah serta praktik pernikahan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Seluruh data diperoleh melalui penelusuran literatur primer dan sekunder, seperti karya fiqh klasik dan kontemporer, jurnal ilmiah, serta penelitian terdahulu. Analisis dilakukan dengan metode deskriptif-komparatif dan analisis isi untuk mengidentifikasi konsep, kriteria, titik tekan pemikiran kedua tokoh, serta implikasinya dalam konteks sosial modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dr. Wahbah Az-Zuhaili dan Imam Asy-Syafii sama-sama menempatkan kafaah sebagai mekanisme preventif untuk menjaga keseimbangan relasi suami istri. Imam Asy-Syafii memandang kafaah sebagai bagian integral dari perlindungan sosial perempuan, dengan menetapkan kesepadanan dalam aspek agama, nasab, status kemerdekaan, mata pencaharian, serta ketiadaan cacat yang dapat menimbulkan mudarat. Sementara itu, Wahbah Az-Zuhaili menafsirkan kafaah secara lebih kontekstual dan moderat dengan merumuskan dua aspek utama, yaitu agama (dīn) dan kondisi (ḥāl), yang dianggap paling relevan dalam menjamin keharmonisan rumah tangga di era modern. Penelitian ini juga menemukan bahwa kafaah memiliki kontribusi signifikan terhadap pembentukan rumah tangga sakinah karena kesepadanan nilai spiritual, akhlak, dan tanggung jawab terbukti lebih menentukan ketahanan keluarga dibandingkan kesepadanan materi atau status sosial. Selain itu, penelitian ini menegaskan pentingnya pemaknaan kafaah yang proporsional sesuai maqāṣid al-syarī‘ah agar tidak berubah menjadi sarana diskriminasi, tetapi tetap menjadi pedoman etik dalam memilih pasangan hidup.
Kata Kunci: Kafaah, Pernikahan, Wahbah Az-Zuhaili, Imam Asy-Syafii, Rumah Tangga Sakinah, Hukum Keluarga Islam
| Dosen Pembimbing: | Nizar, Muchamad Coirun | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam Fakultas Agama Islam > Mahasiswa FAI - Skripsi Syari'ah (Ahwal Syakhshiyah) |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 08:55 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45414 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
