Albanna, Muhammad Hasan (2026) KETAHANAN KELUARGA PENGURUS PONDOK PESANTREN NURUL ISLAM TENGARAN DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH: ANALISIS JARAK USIA SUAMI ISTRI DAN POLA KOMUNIKASI. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)_30502300088_fullpdf.pdf] Text
Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)_30502300088_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)_30502300088_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)_30502300088_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (164kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan keluarga Dewan Pengurus Pondok Pesantren Nurul Islam Tengaran berdasarkan jarak usia suami istri serta pengaruhnya terhadap pola komunikasi dalam perspektif maslahah. Fenomena perbedaan usia dalam pernikahan seringkali memunculkan dinamika tersendiri dalam hubungan rumah tangga, khususnya dalam aspek komunikasi, pengambilan keputusan, dan stabilitas emosional keluarga. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya mengkaji bagaimana pasangan dengan jarak usia berbeda menjaga ketahanan keluarga serta bagaimana konsep maslahah dapat dijadikan landasan dalam membangun keharmonisan rumah tangga.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap delapan pasangan pengurus Pondok Pesantren Nurul Islam Tengaran yang telah menikah dengan variasi jarak usia yang berbeda. Data sekunder diperoleh dari literatur ilmiah, jurnal, buku, serta dokumen yang relevan dengan tema penelitian. Analisis data dilakukan secara induktif dengan menelaah temuan lapangan dan mengaitkannya dengan teori ketahanan keluarga serta konsep maslahah dalam hukum Islam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan jarak usia tidak secara signifikan memengaruhi ketahanan keluarga apabila pasangan mampu membangun komunikasi yang terbuka, empatik, dan suportif. Ketahanan keluarga para responden ditopang oleh tiga dimensi utama, yaitu ketahanan psikologis, spiritual, dan sosial. Perspektif maslahah menjadi dasar dalam mempertimbangkan manfaat dan mudarat dalam relasi rumah tangga, sehingga setiap perbedaan dapat dikelola secara bijak demi tercapainya kemaslahatan bersama. Dengan demikian, faktor kedewasaan emosional, nilai religius, dan kualitas komunikasi lebih berpengaruh terhadap ketahanan keluarga dibandingkan sekadar selisih usia.
Kata Kunci: Ketahanan Keluarga, Jarak Usia, Komunikasi Suami Istri, Maslahah.

Dosen Pembimbing: Fadzlurrahman, Fadzlurrahman | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Agama Islam
Fakultas Agama Islam > Mahasiswa FAI - Skripsi Syari'ah (Ahwal Syakhshiyah)
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 07 Apr 2026 08:56
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45409

Actions (login required)

View Item View Item