JAELANI, ANWAR (2026) KEBERLANGSUNGAN KELUARGA PELAKU JUDI ONLINE DI KECAMATAN DAWUAN KABUPATEN MAJALENGKA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)_30502300059_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)_30502300059_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Perkembangan teknologi informasi yang pesat menyebabkan praktik perjudian semakin mudah diakses melalui telepon genggam. Judi online berkembang di tengah masyarakat Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka sejak masa pandemi Covid-19 hingga saat ini. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memengaruhi keberlangsungan dan ketahanan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak judi online terhadap keluarga pelaku serta mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi keberlangsungan keluarga dalam perspektif maqashid syari’ah.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap suami pelaku judi online, istri, serta pihak terkait di Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa judi online berdampak negatif terhadap stabilitas ekonomi, kondisi psikologis, kualitas komunikasi suami-istri, dan keharmonisan rumah tangga. Bahkan 8 fungsi keluarga seperti fungsi keagamaan, fungsi sosial dan budaya, fungsi cinta dan kasih sayang, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisi dan pendidikan, fungsi ekonomi, dan fungsi pembinaan lingkungan tidak dapat dipenuhi dengan baik. Namun, sebagian keluarga tetap bertahan karena dilandasi komitmen terhadap mitsaqan ghaliza, sikap shabr (kesabaran), ‘afw (pemaafan), dan islah (upaya perbaikan), serta adanya tanggung jawab terhadap keberlangsungan anak dan dukungan keluarga besar. Ketahanan keluarga juga ditopang oleh masih berjalannya delapan fungsi keluarga, yaitu fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, serta pembinaan lingkungan.Dalam perspektif maqashid syari’ah, praktik judi online bertentangan dengan tujuan syariat karena berpotensi merusak hifz ad-din (agama), hifz an-nafs (jiwa), hifz al-‘aql (akal), hifz an-nasl (keturunan), dan hifz al-mal (harta). Akan tetapi, upaya mempertahankan keluarga melalui penguatan nilai-nilai keagamaan dan perbaikan perilaku merupakan bentuk ikhtiar menjaga kemaslahatan keluarga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah dan tokoh masyarakat dalam melakukan pembinaan dan sosialisasi guna memperkuat ketahanan keluarga serta mencegah praktik judi online di masyarakat.
Kata Kunci : Judi Online, Keluarga, Maqashid Syariah
| Dosen Pembimbing: | Nizar, Mochammad Coirun | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam Fakultas Agama Islam > Mahasiswa FAI - Skripsi Syari'ah (Ahwal Syakhshiyah) |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 08:58 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45404 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
