Prima, Prima (2016) AN ANALYSIS OF LEXICAL COHESION IN THE ABSTRACTS OF THE FINAL PROJECT WRITTEN BY ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT STUDENTS OF SULTAN AGUNG ISLAMIC UNIVERSITY IN APRIL 2014. Undergraduate thesis, Fakultas Bahasa UNISSULA.
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf |
Preview |
Text
COVER.pdf |
Preview |
Text
DAFTAR ISI.pdf |
![]() |
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf |
Abstract
Penelitian ini mengarahkan untuk mengidentifikasi jenis perangkat leksikal
kohesif yang ditemukan di Abstrak Proyek Akhir Ditulis oleh Mahasiswa Jurusan
Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Sultan Agung pada bulan April 2014
dan untuk mengidentifikasi bagaimana leksikal kohesif digunakan dalam di
Abstrak Proyek Akhir Ditulis oleh Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris
Universitas Islam Sultan Agung pada bulan April 2014. Peneliti menggunakan
metode deskriptif kualitatif selama penelitian karena data yang ditampilkan dalam
bentuk rangkaian kata-kata. Berdasarkan kerangka teori oleh Halliday dan Hassan
(1984: 320), peneliti menemukan perangkat leksikal kohesif dalam di Abstrak
Proyek Akhir ditulis oleh mahasiswa jurusan pendidikan Bahasa Inggris
Universitas Islam Sultan Agung pada bulan April 2014, yaitu: repetisi, sinonim,
antonim, hiponim, dan meronim Lebih lanjut, peneliti menemukan leksikal k
ohesif dalam abstrak mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris Pendidikan Universitas
Islam Sultan Agung (Unissula) tahun 2014 berdasarkan kerangka teori Halliday
dan Hasan (1984: 320), yaitu: repetisi sebanyak 7 klausa atau 41,2%; meronim
sebenyak 5 klausa atau 29,4%; antonym sebanyak 2 klausa atau 11,8%; hiponim
sebanyak 2 klausa atau 11,8%; dan yang terakhir, sinonim mempunyai klausa
paling sedikit sebesar 1 klausa atau 5,8%. Repetisi adalah paling dominan dalam
data. Hal ini disebabkan karena penulis sebagian besar mengulangi kata yang
sama dari klausa sebelumnya. Selain itu, digunakan untuk menekankan subjek
atau objek dari klausa berikutnya. Sebagai hasilnya, para pembaca akan mudah
memahami abstrak yang ditulis. Kemudian, jumlah paling sedikit adalah
sinonim. Lebih lanjut, hal itu terjadi karena jenis teks adalah abstrak. Jadi, penulis
akan cenderung menggunakan kata yang tepat untuk menjelaskan tentang
penelitian. Selanjutnya, pembaca akan lebih mudah untuk mengetahui makna teks.
Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | UNSPECIFIED |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | P Language and Literature > PE English |
Divisions: | Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi > Pendidikan Bahasa Inggris |
Depositing User: | Pustakawan 1 UNISSULA |
Date Deposited: | 26 Aug 2016 01:56 |
Last Modified: | 26 Aug 2016 01:56 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/4511 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |