MA'ARIF, WAHYU FIRMANSYAH (2025) EFEKTIVITAS PELAKSANAAN SITA EKSEKUSI SEBAGAI UPAYA PEMENUHAN PIDANA DENDA DALAM TINDAK PIDANA CUKAI (STUDI KEJAKSAAN NEGERI TUBAN). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Ilmu Hukum_20302400451_fullpdf.pdf] Text
Magister Ilmu Hukum_20302400451_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Magister Ilmu Hukum_20302400551_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Ilmu Hukum_20302400551_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (96kB)

Abstract

Penanganan tindak pidana yang berdampak pada penerimaan negara, khususnya di bidang cukai, tidak lagi semata berorientasi pada pidana penjara, tetapi juga pada pemulihan kerugian negara melalui pemenuhan pidana denda yang efektif. Sita eksekusi oleh jaksa memegang peranan penting sebagai instrumen pelaksanaan pidana denda sebagaimana tampak dalam perkara tindak pidana cukai dengan Terpidana AS di Kejaksaan Negeri Tuban yang telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 5559 K/Pid.Sus/2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan sita eksekusi sebagai upaya pemenuhan pidana denda dalam tindak pidana cukai di Kejaksaan Negeri Tuban serta menilai efektivitas pelaksanaannya ditinjau dari teori kepastian hukum dan teori efektivitas hukum.

Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris (sosio-legal) dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan Jaksa Penuntut Umum yang melaksanakan sita eksekusi dan telaah terhadap putusan pengadilan, dokumen pelaksanaan eksekusi, serta peraturan perundang-undangan yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-analitis untuk menggambarkan praktik sita eksekusi pidana denda dalam perkara tindak pidana cukai dan mengujinya terhadap kerangka normatif yang berlaku.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan sita eksekusi telah dilakukan melalui penelusuran aset, penyitaan satu bidang tanah milik terpidana, pemblokiran hak atas tanah, serta penilaian (appraisal) untuk kepentingan lelang. Namun, pelaksanaan tersebut belum sepenuhnya tuntas karena terhambat oleh perbedaan penafsiran dan disharmoni normatif antar peraturan perundang-undangan, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum dan menghambat efektivitas sita eksekusi sebagai sarana pemenuhan pidana denda. Penelitian ini menyimpulkan perlunya reformulasi dan sinkronisasi pengaturan mengenai sita eksekusi, terutama terkait pencatatan dan pemblokiran hak atas tanah, serta penguatan kewenangan dan pedoman teknis bagi jaksa dalam rangka pemulihan kerugian negara melalui pidana denda tindak pidana cukai.

Kata kunci: sita eksekusi, pidana denda, tindak pidana cukai.

Dosen Pembimbing: Bawono, Bambang Tri | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 21 Jan 2026 06:38
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44869

Actions (login required)

View Item View Item