SIMARMATA, RUSTAM EFENDI P. (2025) EFEKTIFITAS PELAKSANAAN PENGHENTIAN PENUNTUTAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN BERBASIS RESTORATIVE JUSTICE (STUDI KASUS KANTOR KEJAKSAAN NEGERI KAPUAS HULU). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400531_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400531_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan mekanisme restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana penganiayaan sebagai bentuk pembaruan sistem peradilan pidana yang berorientasi pada keadilan yang lebih humanis, partisipatif, dan pemulihan hubungan sosial. Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu merupakan salah satu institusi penegak hukum yang menerapkan penghentian penuntutan berdasarkan restorative justice sesuai Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penghentian penuntutan perkara penganiayaan berbasis restorative justice, menganalisis kelemahan dalam penerapannya, serta menilai efektivitas pelaksanaannya pada saat ini dan potensi efektivitasnya pada masa mendatang.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan sosio-legal (socio-legal research/studies) diperlukan untuk menjawab masalah-masalah ketidakadilan sosial.. Sumber data terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif untuk menghasilkan gambaran menyeluruh mengenai implementasi kebijakan penghentian penuntutan berbasis keadilan restoratif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan restorative justice di Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu memiliki efektivitas yang cukup tinggi, dibuktikan dengan percepatan penyelesaian perkara, pemulihan kerugian korban, dan terciptanya hubungan sosial yang harmonis pascaperkara. Namun demikian, masih terdapat berbagai kelemahan seperti keterbatasan kapasitas mediator, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai restorative justice, potensi tekanan sosial terhadap korban agar berdamai, serta belum optimalnya pengawasan terhadap pelaksanaan kesepakatan damai. Penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan regulasi, serta optimalisasi dukungan kelembagaan agar penerapan restorative justice dapat semakin efektif di masa mendatang.
Kata Kunci: Restorative Justice, Penghentian Penuntutan, Penganiayaan, Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu, Efektivitas Hukum.
| Dosen Pembimbing: | Laksana, Andri Winjaya | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 02:42 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44853 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
