SIHOMBING, PATUAN SAUR ANDRE JERIKO (2025) ANALISIS KOMPEREHENSIF TENTANG COMMUNITY POLICING DALAM UPAYA PREVENTIF PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN MOTOR DI WILAYAH HUKUM POLRES CILEGON. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400512_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400512_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Tingginya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Cilegon dengan tren fluktuatif menunjukkan bahwa upaya penegakan hukum yang bersifat represif belum mampu menekan angka kejahatan secara optimal. Kondisi ini menuntut penguatan pendekatan preventif melalui community policing sebagai strategi kolaboratif antara polisi dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan lingkungan dan mencegah terjadinya curanmor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan community policing, merekonstruksi faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta merumuskan upaya peningkatan strategi preventif penanggulangan tindak pidana pencurian motor di wilayah hukum Polres Cilegon.
Penelitian ini menggunakan Teori Penegakan Hukum, Teori Pencegahan Kejahatan, dan Teori Kebijakan Kriminal, Konsep Pencegahan Kejahatan, Konsep Pemolisian Masyarakat, Konsep Tindak Pidana Pencurian, dan Konsep Kendaraan Bermotor. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-sosiologis dengan metode kualitatif melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi kepustakaan untuk menggali implementasi community policing dalam pencegahan pencurian kendaraan bermotor di Polres Cilegon. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui proses reduksi, penyajian, serta verifikasi untuk menghasilkan temuan empiris yang valid mengenai efektivitas strategi preventif kepolisian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan community policing di Polres Cilegon berjalan efektif melalui sinergi aparat dan masyarakat yang memperkuat kontrol sosial informal, meningkatkan kesadaran hukum, serta menekan peluang terjadinya pencurian motor; 2) Efektivitas community policing dipengaruhi oleh faktor substansi hukum, aparat, sarana-prasarana, masyarakat, dan budaya hukum yang saling menentukan keberhasilan upaya pencegahan pencurian motor di Polres Cilegon; dan 3) Upaya peningkatan community policing dilakukan melalui peningkatan kapasitas personel, penguatan koordinasi antar-fungsi kepolisian, dan perluasan partisipasi masyarakat guna mewujudkan pencegahan pencurian motor yang adaptif dan berkelanjutan.
Kata Kunci: community policing, pencegahan kejahatan, pencurian, Polres Cilegon, sepeda motor
| Dosen Pembimbing: | Arpangi, Arpangi | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 02:28 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44841 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
