NOVIANA, DEDEN (2025) DISPARITAS PEMIDANAAN DALAM KASUS TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400413_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400413_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Maraknya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (“KDRT”) di Indonesia sejatinya menunjukkan bahwasanya tindak pidana dalam ranah domestik tersebut merupakan persoalan serius yang tidak hanya mengancam tatanan sosial dan martabat keluarga, tetapi juga melanggar hak asasi manusia. Meskipun Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga telah memberikan landasan normatif yang tegas terhadap penegakan hukum KDRT, namun demikian dalam praktiknya masih ditemukan perbedaan penjatuhan pidana terhadap perkara KDRT yang memiliki karakteristik serupa. Fenomena ini dikenal dengan disparitas pemidanaan, yaitu keadaan dimana hakim menjatuhkan pidana yang berbeda terhadap tindak pidana yang serupa tanpa adanya dasar pembenaran yang objektif dan memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam memutus dan mengadili perkara KDRT serta untuk mengidentifikasi adanya disparitas pemidanaan khususnya putusan Pengadilan Negeri Purwodadi, khususnya Putusan Nomor 124/Pid.Sus/2021/PN Pwd dan Putusan Nomor 56/Pid.Sus/2024/PN Pwd. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, penelitian ini menelaah konstruksi hukum, alat bukti, pertimbangan yuridis maupun non-yuridis, serta keselarasan putusan dengan tujuan pemidanaan dan kepastian hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua putusan memiliki kesamaan unsur tindak pidana, bentuk kekerasan fisik, serta dasar pembuktian yang relatif serupa, namun terdapat perbedaan signifikan dalam lamanya pidana penjara yang dijatuhkan. Disparitas tersebut pada dasarnya dipengaruhi oleh perbedaan penilaian hakim terhadap kondisi terdakwa, tingkat kesalahan, dan dampak perbuatan yang nyatanya sangat signifikan dari kedua putusan tersebut. Namun demikian, tidak seluruh pertimbangan tersebut mencerminkan penerapan prinsip proporsionalitas, konsistensi, dan perlindungan korban sebagaimana diamanatkan oleh UU PKDRT. Oleh karena itu, diperlukan pedoman pemidanaan yang komprehensif agar setiap putusan terhadap perkara KDRT mampu menjamin kepastian hukum, keadilan substantif, dan perlindungan yang optimal bagi korban.
Kata Kunci: disparitas pemidanaan, kekerasan dalam rumah tangga, dan pertimbangan hakim.
| Dosen Pembimbing: | Puspasari, Ratih Mega | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 06:36 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44761 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
