library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERAN KEPOLISIAN DALAM DIVERSI KEPADA ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN RINGAN (STUDI KASUS PADA KEPOLISIAN RESOR NATUNA)

Detail Tugas Akhir

PERAN KEPOLISIAN DALAM DIVERSI KEPADA ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN RINGAN (STUDI KASUS PADA KEPOLISIAN RESOR NATUNA)

HERI, DANIEL (2025) PERAN KEPOLISIAN DALAM DIVERSI KEPADA ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN RINGAN (STUDI KASUS PADA KEPOLISIAN RESOR NATUNA). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400410_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400410_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (27kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepolisian dalam pelaksanaan diversi terhadap anak yang berhadapan dengan hukum pada tindak pidana pencurian ringan di Kepolisian Resor Natuna, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dan upaya optimalisasi di masa mendatang. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya perlindungan hak anak dalam sistem peradilan pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), yang menekankan pendekatan keadilan restoratif melalui mekanisme diversi.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dan yuridis empiris, dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Data diperoleh melalui studi pustaka, wawancara dengan penyidik anak, Balai Pemasyarakatan (Bapas), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), serta tokoh masyarakat di Kabupaten Natuna. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan mengaitkan norma hukum dan praktik di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepolisian berperan strategis sebagai inisiator dan fasilitator utama dalam pelaksanaan diversi sejak tahap penyidikan. Namun, pelaksanaan diversi di Polres Natuna belum optimal karena berbagai faktor, antara lain keterbatasan penyidik anak yang kompeten, kendala geografis wilayah kepulauan, minimnya koordinasi antar lembaga terkait, serta kultur hukum masyarakat yang masih bersifat retributif. Data empiris menunjukkan bahwa hanya sekitar 30% kasus anak yang berhasil diselesaikan melalui diversi pada tahun 2024. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas diversi sangat bergantung pada kapasitas aparat, dukungan kelembagaan, dan perubahan budaya hukum masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas penyidik anak, peningkatan koordinasi lintas lembaga, serta sosialisasi keadilan restoratif secara berkelanjutan. Optimalisasi peran kepolisian dalam diversi diharapkan dapat menjadi model penegakan hukum yang lebih humanis dan kontekstual di wilayah perbatasan Indonesia.

Kata Kunci: Diversi, Kepolisian, Anak yang Berhadapan dengan Hukum, Pencurian Ringan, Restorative Justice.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints