RIFAI, AHMAD (2025) ANALISIS PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP PERBUATAN PENGALIHAN BARANG JAMINAN FIDUSIA (STUDI KASUS : PUTUSAN NOMOR 880/PID.SUS/2024/PN SRG). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Ilmu Hukum_20302400015_fullpdf.pdf] Text
Magister Ilmu Hukum_20302400015_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Magister Ilmu Hukum_20302400015_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Ilmu Hukum_20302400015_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (94kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji dan menganalisis penerapan sanksi pidana terhadap perbuatan pengalihan barang jaminan fidusia. Pancasila sebagai landasan hukum untuk menciptakan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi semua warga Indonesia. Untuk mencapai hal itu pembangunan ekonomi memerlukan modal yang dapat didukung oleh peran aktif dunia usaha ataupun bisnis. Dalam hal ini lembaga perbankan memainkan peran penting dengan menyalurkan dana kepada masyarakat, baik dalam bentuk pinjaman maupun kredit. Tetapi fenomena yang banyak terjadi pada akhir-akhir ini di lembaga pembiayaan adalah banyaknya kasus fidusia tentang pengalihan hak kepemilikan. Seseorang yang dengan sengaja menggelapkan, mengalihkan atau menggadaikan kepada pihak lain objek jaminan fidusia bisa dikatakan telah melakukan tindak pidana dan dapat dipidanakan.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis, dengan spesifikasi penelitian ini adalah deskriptif analitis. Data yang digunakan dalam penelitian ini data primer dan data sekunder. Metode analisis data dilakukan dengan metode analisis kualitatif.
Adapun hasil penelitian ini adalah pertama, konstruksi sanksi pidana terhadap perbuatan pengalihan barang jaminan fidusia didasarkan pada Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Selain itu dapat dikenakan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dan 378 KUHP tentang Penipuan. Kedua, proses penegakan hukum terhadap perbuatan pengalihan barang jaminan fidusia di Polda Banten dalam penanganan perkara terhadap perbuatan pengalihan barang jaminan terdapat dapat dilakukan dengan dua cara yang pertama yaitu sarana Penal dan sarana non penal. Ketiga, penerapan sanksi pidana terhadap perbuatan pengalihan barang jaminan fidusia untuk di masa depan, bagi penegak hukum dalam hal ini harus memahami instrument atau norma hukum tentang tindak pidana pengalihan peralihan objek jaminan fidusia. Demikian halnya perlu adanya literasi bagi masyarakat yang mempunyai pinjaman melalui lembaga jaminan fidusia, bahwa barang jaminan fidusia belum menjadi hak miliknya, karena pinjaman tersebut belum ada pelunasan.

Kata Kunci : Tindak Pidana, Penggelapan, Jaminan Fidusia.

Dosen Pembimbing: Suwondo, Denny | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 15 Jan 2026 07:59
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44686

Actions (login required)

View Item View Item