Anggreani, Riska Dewi (2025) ANALISIS NORMATIF TENTANG KRIMINALISASI PINJAMAN ONLINE ILEGAL DALAM SISTEM HUKUM PIDANA INDONESIA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Ilmu Hukum_30302200237_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Ilmu Hukum_30302200237_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Perkembangan teknologi keuangan (fintech) di Indonesia membawa kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan pinjaman uang secara online. Namun, kemajuan ini juga menimbulkan masalah, terutama munculnya praktik pinjaman online ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penelitian ini bertujuan menganalisis secara normatif regulasi yang mengatur pinjaman online ilegal dalam sistem hukum pidana Indonesia serta efektivitas peran OJK dalam perlindungan terhadap penyalahgunaan data pribadi konsumen.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan terkait, doktrin hukum, asas hukum, serta pandangan ahli. Data yang dijadikan rujukan meliputi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Undang-Undang No. 1 Tahun 2023, serta sejumlah Peraturan OJK yang mengatur fintech lending. Sedangkan data sekunder berupa literatur hukum, artikel ilmiah, dan jurnal yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hingga saat ini belum terdapat undang-undang pidana khusus yang mengatur secara tegas mengenai kriminalisasi pinjaman online ilegal. Penegakan hukum terhadap pinjaman online ilegal masih mengacu pada ketentuan umum, seperti pemberatan sanksi berbasiskan pasal pemerasan dan pengancaman dalam KUHP. Kondisi ini menimbulkan celah hukum yang menyebabkan kurang optimalnya perlindungan konsumen, terutama terkait penyalahgunaan data pribadi serta praktik penagihan yang intimidatif dan merugikan. Peran OJK sangat strategis sebagai regulator dalam mengawasi fintech lending resmi serta memberikan edukasi dan perlindungan terhadap masyarakat. Namun, koordinasi antar lembaga dan kerangka hukum yang ada perlu diperkuat dan disempurnakan agar dapat mengakomodasi perkembangan teknologi dan dinamika kejahatan siber. Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya pembentukan regulasi pidana khusus fintech lending ilegal yang komprehensif dan responsif terhadap risiko hukum serta perlindungan hak konsumen secara efektif.
Kata Kunci : Fintech, ilegal, OJK, online, pinjaman
| Dosen Pembimbing: | Suharto, Rakhmat Bowo | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 06:11 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44627 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
