CAVALERA, M.MARSHALL PRISKA (2025) STUDI PERBANDINGAN TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK KORBAN MENURUT HUKUM PIDANA POSITIF DAN HUKUM PIDANA ISLAM. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30302200156_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302200156_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30302200156_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302200156_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (789kB)

Abstract

Tindak pidana pencabulan terhadap anak merupakan salah satu bentuk keja-hatan seksual yang memiliki dampak fisik, psikis, dan sosial yang serius bagi korban. Kejahatan ini diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 289-296 serta undang-undang khusus seperti Undang-Undang Nomor 35 Ta-hun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan hukum pidana positif dalam mengatur tindak pidana pencabu-lan terhadap anak, menganalisis tujuan utama perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban, serta membandingkannya dengan prinsip-prinsip hukum pidana islam dalam memberikan perlindungan terhadap korban. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pen-dekatan konseptual, dan pendekatan kasus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum pidana positif Indonesia menekankan perlindungan yang komprehensif melalui pencegahan, penindakan, dan pemulihan anak korban, termasuk mekanisme pendampingan, restitusi, dan proses peradilan ramah anak sebagaimana diatur dalam UU SPPA dan UU Perlin-dungan Anak. Tujuan utama perlindungan dengan menempatkan kehormatan (al-‘irdh) dan keselamatan anak sebagai prioritas, melarang segala bentuk perbuatan yang mendekati zina (saddu dzari’ah), dan menerapkan sanksi had maupun ta’zir secara tegas untuk mencegah kerusakan moral dan sosial. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa meskipun pendekatan hukum positif dan hukum islam memiliki karakteristik berbeda, keduanya memiliki tujuan utama yang sama, yaitu melindungi anak dari kekerasan seksual dan menjamin pemulihan serta keadilan bagi korban. Integrasi nilai-nilai moral dalam hukum Islam dengan mekanisme perlindungan da-lam hukum positif dapat memperkuat upaya perlindungan anak secara holistik.

Kata Kunci: pencabulan anak, hukum pidana positif, hukum pidana islam, perlin-dungan anak, kejahatan seksual.

Dosen Pembimbing: Maerani, Ira Alia | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 15 Jan 2026 02:51
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44604

Actions (login required)

View Item View Item