MAULIDYA, ANGGRAENI JELITA (2025) ANALISIS YURIDIS PERJANJIAN SEWA MENYEWA TANAH PERTANIAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Ilmu Hukum_30302200052_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Ilmu Hukum_30302200052_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Ke~pastian hukum dalam pe~manfaatan tanah pe~rtanian se~ring te~rancam kare~na pe~rjanjian se~wa – me~nye~wa ke~rap dibuat se~cara lisan, se~hingga be~re~siko me~nimbulkan se~ngke~ta, ke~tidakpastian hak, dan ke~tidakse~imbangan ke~pe~ntingan antara pe~milik tanah dan pe~nye~wa. Tujuan pe~ne~litian ini adalah me~nganalisis prose~dur pe~rjanjian se~wa – me~nye~wa tanah pe~rtanian dalam pe~rspe~ktif hukum pe~rdata se~rta me~ngide~ntifikasi hambatan hukum be~se~rta solusi yang dapat me~njamin ke~adilan dan ke~pastian hukum bagi para pihak.
Pe~ne~litian ini me~nggunakan pe~nde~katan yuridis normatif de~ngan spe~sifikasi de~skriptif – analitis. Data yang dianalisis yang be~rsumbe~r dari bahan hukum prime~r, se~kunde~r, dan te~rsie~r, bahan hukum prime~r te~rmasuk pe~raturan pe~rundang – undangan (Kitab Undang – Undang Hukum Pe~rdata dan Undang – Undang Pokok Agraria) dan Pe~raturan Pe~me~rintah. Bahan hukum se~kunde~r lite~ratur ke~pustakaan, jurnal, dan dokume~n te~rkait. Bahan hukum te~rsie~r me~liputi Kamus Be~sar Bahasa Indone~sia (KBBI), we~bsite~,dll. Te~knik pe~ngumpulan data dilakukan me~lalui studi pustaka, se~dangkan analisis data be~rsifat kualitatif de~skriptif untuk me~nghasilkan uraian normatif dan re~kome~ndasi hukum.
Hasil pe~ne~litian ini me~nunjukkan bahwa prose~dur pe~rjanjian se~wa – me~nye~wa tanah pe~rtanian be~rlandaskan asas konse~nsual dan syarat sah pe~rjanjian me~nurut Pasal 1320 KUHPe~rdata, me~liputi pe~rsiapan, ne~gosisasi, pe~mbuatan pe~rjanjian te~rtulis (ide~alnya akta ote~ntik), pe~laksanaan, se~rta pe~ngakhiran atau pe~rpanjangan. Hambatan utama me~liputi banyaknya pe~rjanjian lisan, ke~tidakse~imbangan posisi tawar, re~ndahnya pe~mahaman hukum bagi masyarakat, pe~rubahan status hak atas tanah, dan wanpre~stasi. Solusi yang dire~kome~ndasikan me~liputi langkah pre~ve~ntif (pe~rjanjian te~rtulis atau ote~ntik, pe~ndaftaran, sosialisasi hukum, ke~te~rlibatan pe~jabat atau saksi, pe~nje~lasan obje~k se~wa) se~rta langkah re~pre~sif (musyawarah atau me~diasi dan litigasi di Pe~ngadilan Ne~ge~ri bila pe~rlu). Dire~kome~ndasikan pe~ne~rapan strate~gi pre~ve~ntif dan re~pre~sif yang te~rintre~grasi guna me~mpe~rkuat ke~pastian hukum, me~nce~gah konflik, me~ningkatkan ke~se~jahte~raan pe~tani se~rta me~njamin ke~be~rlanjutan pe~nge~lolaan tanah pe~rtanian.
Kata Kunci: Sewa - Menyewa Tanah Pertanian, Prosedur Perjanjian, Hambatan Hukum, Solusi Hukum
| Dosen Pembimbing: | Fitri, Dini Amalia | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 04:25 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44564 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
