Az- Zahra, Amira Fayza (2025) TINJAUAN YURIDIS PROSEDUR DAN PROBLEMATIKA TERHADAP ANAK YANG DIANGKAT DENGAN TIDAK DIKETAHUI IDENTITAS ORANG TUANYA (Studi di Pengadilan Negeri Demak). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30302200049_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302200049_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30302200049_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302200049_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (254kB)

Abstract

Pengangkatan anak yang tidak memahami identitasnya sendiri merupakan isu kompleks yang memengaruhi dimensi sosial, psikologis, dan hukum. Fenomena ini muncul seiring meningkatnya jumlah anak yang membutuhkan perlindungan dan kepatuhan hukum. Meskipun Indonesia telah memiliki undang-undang yang mengatur pekerja anak melalui ketentuan Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Peraturan Pemerintah No. 54 Tahun 2007 tentang Pengecualian Pekerja Anak, implementasinya dalam praktik masih menghadapi berbagai tantangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses pengangkatan anak yang identitasnya tidak jelas dan mengidentifikasi permasalahan yang muncul selama implementasinya.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis-sosiologis, yaitu pendekatan hukum yang memandu penelitian normatif dan empiris. Data diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan wawancara dengan pihak-pihak terkait di Pengadilan Negeri Demak. Tujuan analisis kualitatif-deskriptif adalah untuk menggambarkan situasi aktual dan menentukan efektivitas penerapan hukum terhadap anak tanpa memandang identitas mereka.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengangkatan anak saat ini sejalan dengan hukum positif yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 yang telah dijelaskan lebih rinci dalam peraturan Menteri Sosial Nomor 110 Tahun 2009 tentang Persyaratan Pengangkatan Anak, tetapi masih terdapat sejumlah masalah, termasuk panjang birokrasi, koordinasi antarinstansi yang buruk, penurunan biaya dan sumber daya, serta pemahaman masyarakat umum tentang proses pengangkatan anak. Akibat konflik internal, masalah psikologis dan emosional dapat muncul pada individu remaja maupun dewasa. Studi ini menyoroti pentingnya mematuhi prinsip "kepentingan terbaik bagi anak" dan mengoordinasikan upaya antarorganisasi untuk mengembangkan sistem pengangkatan anak yang lebih efektif, mudah digunakan, dan dapat diandalkan.
Kata kunci: Tinjauan Yuridis, Pengangkatan Anak, Tidak Diketahui Identitas.

Dosen Pembimbing: Witasari, Aryani | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 14 Jan 2026 04:26
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44562

Actions (login required)

View Item View Item