Ramadhani, Aryo Rendra (2025) TINJAUAN YURIDIS PELANGGARAN HAK CIPTA LAGU ( STUDI KASUS PELANGGARAN HAK CIPTA LAGU AHMAD DANI OLEH ONCE MEKEL). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30302100074_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302100074_fullpdf.pdf

| Download (916kB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30302100074_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302100074_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (96kB)

Abstract

Pelanggaran hak cipta lagu adalah tindakan penggunaan lagu dan/atau musik tanpa izin dari pencipta, pemegang hak cipta, atau pemilik hak terkait, terutama jika dilakukan untuk tujuan komersial atau melanggar hak eksklusif pencipta sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pembayaran royalti lagu diatur dalam Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 dan PP No. 56 Tahun 2021 dan untuk mengetahui Perlindungan hukum bagi pencipta, termasuk Dewa 19, diatur dalam Undang-Undang No. 28 Tahun 2004, yang memberikan hak eksklusif dan royalti atas karyanya.Penelitian ini memuat objeknya dengan menggunakan jenis penelitian hukum yuridis-sosiologis, artinya penelitian hukum yang diteliti hanya menggunakan data primer atau data sekunder.Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah pengaturan pembayaran royalti di tinjau dari Undang-undang nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta jo PP nomor 56 tahun 2021 tentang pengelolaan royalty hak cipta lagu dan perlindungan hukum bagi pencipta atas karya cipta lagu dewa 19 berdasarkan UndangUndang No. 28 Tahun 2004 tentang hak cipta. Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah pengaturan mengenai pembayaran royalti hak cipta lagu dan/atau musik di Indonesia telah diatur secara komprehensif dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 dimana proses pembayaran royalti dilakukan melalui sistem yang melibatkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK).Perlindungan hukum terhadap karya cipta lagu, seperti yang terjadi dalam kasus antara Ahmad Dhani dan Once Mekel, didasarkan pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Pelanggaran hak cipta dapat dikenai sanksi perdata berupa ganti rugi dan sanksi pidana dengan ancaman penjara hingga 4 tahun atau denda maksimal Rp1 miliar, sebagaimana diatur dalam Pasal 113 ayat (3) UU Hak Cipta.

Kata Kunci : Hak Cipta;Pelanggaran;Perlindungan dan Royalty.

Dosen Pembimbing: Winanto, Winanto | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 14 Jan 2026 04:09
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44547

Actions (login required)

View Item View Item