PUJIHARTO, ABDUL`AZIZ (2025) PERAN NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA SURAT KUASA MEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN TERHADAP AGUNAN TANAH YANG BELUM BERSERTIPIKAT PADA BANK JATENG PURWODADI. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Magister Kenotariatan_21302300001_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Magister Kenotariatan_21302300001_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Kehadiran notaris semakin penting bagi masyarakat Indonesia saat ini yang perekonomiannya terus berkembang. Masyarakat menggunakan jasa notaris untuk memberikan kepastian hukum dalam bidang perikatan maupun perjanjian. SKMHT adalah singkatan dari Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan. Surat kuasa ini diberikan oleh pemberi hak tanggungan kepada kreditor sebagai penerima hak tanggungan untuk membebankan hak tanggungan atas objek hak tanggungan. SKMHT ini merupakan surat kuasa khusus yang memberikan kuasa khusus kepada kreditor untuk membebankan hak tanggungan. Surat ini wajib dibuat dengan akta notaris atau akta PPAT. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis peran Notaris dalam pembuatan Akta Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan terhadap agunan tanah yang belum bersertipikat pada Bank Jateng Cabang Purwodadi. Untuk mengetahui dan menganalisis hambatan yang dihadapi Notaris dan upaya solusi dalam pembuatan Akta Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan terhadap agunan tanah yang belum bersertipikat pada Bank Jateng Cabang Purwodadi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dan spesifikasi penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif. Adapaun sumber dan jenis data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari studi lapangan dengan wawancara. Dan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan yang berkaitan dengan teori kepastian hukum dan kewenangan.
Berdasarkan hasil dari penelitian bahwa peran Notaris dalam pembuatan akta Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) terhadap agunan tanah yang belum bersertipikat pada Bank Jateng Cabang Purwodadi dalam prakteknya Notaris membuatkan SKMHT sesuai Pasal 15 UUHT untuk mengikat jaminan atas tanah-tanah yang belum bersertipikat yang akan dijadikan jaminan, dan telah memenuhi sebagaimana yang telah ditentukan dalam Pasal 38 UUJN terkait awal Akta, badan Akta, dan penutup Akta. Adapun hambatan yang dihadapi Notaris dalam pembuatan akta SKMHT terhadap agunan tanah yang belum bersertipikat pada Bank Jateng Cabang Purwodadi adalah a). Faktor penghambat dari pihak Bank, yaitu Belum lengkapnya dokumen, b). Faktor Penghambat dari Pihak Debitur yaitu masalah besaran biaya. c). Kredit Macet. Adapun Solusi untuk mengatasi hambatan tersebut adalah : a). Memberi waktu 7 hari kerja untuk melengkapi dokumen dari pihak Bank atau nasabah. b). Dilakukan negosiasi biaya dengan Notaris, c). Kehati-hatian pihak Bank dalam memberikan kredit.
Kata Kunci : Notaris, Hak Tanggungan, SKMHT
| Dosen Pembimbing: | Riyanto, Taufan Fajar | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Kenotariatan Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Kenotariatan |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 02:36 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44486 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
