Wicaksono, Katon (2025) TANGGUNG JAWAB NOTARIS ATAS AKTA KETERANGAN WARIS TERHADAP RESIKO HUKUM BAGI AHLI WARIS. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Magister Kenotariatan_21302200224_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Magister Kenotariatan_21302200224_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Penelitian ini membahas tentang tanggung jawab notaris atas akta keterangan waris terhadap resiko hukum bagi ahli waris. Permasalahan waris merupakan salah satu permasalahan yang sampai saat ini sering menimbulkan sengketa. Waris sangat erat hubungannya dengan harta. Konflik tentang waris umumnya berkisar pada dua hal yaitu tentang siapa yang menjadi ahli waris dan berapa bagian masing-masing ahli waris. Notaris merupakan pejabat umum yang satu-satunya berwenang untuk membuat akta otentik. Akta yang dibuat oleh notaris salah satunya yaitu Surat Keterangan Waris. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis : 1) Tanggungjawab notaris atas akta keterangan waris yang dibuatnya. 2) ketentuan hukum dalam pembuatan akta keterangan waris agar terhindar dari resiko hukum bagi ahli waris.
Metode penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan Perundang-Undangan (statue approach). Jenis penelitiannya normatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder, yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Dalam penelitian ini pengumpulan data dengan studi kepustakaan yang kemudian dianalisis secara preskriptif hukum.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tanggung jawab notaris atas akta keterangan waris yang dibuatnya, mempunyai pengaruh besar bagi ahli waris, karena apabila pembuatannya tidak sesuai ketentuan yang berlaku maka akan menimbulkan sengketa. Dalam pembuatan akta keterangan waris, notaris haruslah berhati-hati dalam membuat akta waris karena bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan dan Ketentuan hukum dalam pembuatan akta keterangan waris agar terhindar dari risiko hukum bagi ahli waris. Dalam pembuatan akta keterangan waris, Maka masyarakat harus memperhatikan ketentuan hukum atau syarat-syarat yang harus dipenuhi, agar ahli waris terhindar dari resiko hukum dan notaris terhindar dari resiko hukum maka notaris Sebelum membuat Surat Keterangan Waris, notaris perlu melakukan formalitas seperti melihat dan meneliti dokumen yang berkaitan dengan Pewarisan dan atas dasar dokumen tersebut dibuat Akta Pernyataan Ahli Waris.
Kata Kunci : TanggungJawab, Notaris, Akta Keterangan Waris, Resiko Hukum.
| Dosen Pembimbing: | Listyawati, Peni Rinda | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Kenotariatan Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Kenotariatan Fakultas Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 07:47 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44485 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
