ISMAYANA, ISMAYANA (2025) REKONSTRUKSI REGULASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL BERBASIS NILAI KEADILAN BERMARTABAT. Doctoral thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Program Doktor Ilmu Hukum_10302200112_fullpdf.pdf] Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10302200112_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Program Doktor Ilmu Hukum_10302200112_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10302200112_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (47kB)

Abstract

Perlindungan Hukum anak korban kekerasan seksual adalah segala upaya dan aturan yang menjamin bahwa hak asasi manusia dari seorang anak diberikan dan jangan sampai anak menjadi korban dari kekerasan. Kekerasan seksual merupakan perilaku negatif yang mengakibatkan seseorang dalam keadaan tidak nyaman atau terluka baik fisik maupun psikis bahkan traumatik dan masih terjadi walaupun diancam dengan sanksi berat, namun bagi korban belum maksimal dalam mendapatkan hak-hak dan upaya pemulihan baik dari si pelaku maupun negara, namun sampai saat ini undang-undang dan implementasinya belum maksimal diberlakukan dan masih belum efektif karena ada beberapa kelemahan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menemukan regulasi perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual saat ini belum berbasis nilai keadilan; untuk menganalisis dan menemukan kelemahan-kelemahan yang timbul dalam regulasi perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual sekarang; untuk merekonstruksi regulasi perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual berbasis nilai keadilan bermartabat.
Metode penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme, dengan metode pendekatan yuridis sosiologis, dan tipe penelitian deskriptif. Jenis dan sumber data menggunakan data sekunder yang berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data menggunakan kepustakaan, dan metode analisis kualitatif.
Hasil penelitian adalah: 1). Regulasi perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual saat ini belum berkeadilan bahwa seyogyanya hukum memegang peranan untuk memberikan kepastian hukum terhadap anak yang menjadi korban kekerasan seksual; 2). Kelemahan regulasi perlindungan hukum terhadap anak sekarang terdiri dari aspek substansi hukum, struktur hukum dan budaya hukum 3). Rekonstruksi regulasi perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual berbasis nilai keadilan bermartabat terdiri dari rekonstruksi nilai dan norma. Rekonstruksi nilai nya adalah regulasi perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual yang dulunya belum berbasis keadilan kini regulasi perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual dengan rehabilitasi holistik sudah berdasarkan nilai keadilan. Rekonstruksi norma pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Pasal 81 dan Pasal 82.

Kata Kunci : Rekonstruksi, Regulasi, Anak Korban, Kekerasan Seksual Keadian Bermartabat

Dosen Pembimbing: Wahyuningsih, Sri Endah and Hafidz, Jawade | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Disertasi Program Doktor Ilmu Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Disertasi Program Doktor Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 12 Jan 2026 06:17
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44464

Actions (login required)

View Item View Item