HUBUNGAN ANTARA SELF-ESTEEM DENGAN KECENDERUNGAN NOMOPHOBIA PADA MAHASISWA S1 PENGGUNA AKTIF MEDIA SOSIAL DI FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNISSULA
Berkas Tugas Akhir
Psikologi_30702100034_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dan kecenderungan nomophobia pada mahasiswa S1 pengguna aktif media sosial di Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan teknik pengambilan sampel cluster sampling. Responden penelitian berjumlah 57 mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala Nomophobia yang dimodifikasi dari Nomophobia Questionnaire (NMP-Q). Sebanyak 15 aitem valid (α = 0,958) dan skala Self-esteem yang dimodifikasi sebanyak 15 aitem valid (α = 0,973). Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien (rxy) sebesar -0,192 dengan signifikansi p = 0,049 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan negatif antara self-esteem dan nomophobia. Semakin rendah self-esteem mahasiswa, semakin tinggi tingkat nomophobia yang dimiliki, dan sebaliknya. Mayoritas responden berada pada kategori sedang untuk kedua variabel. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi mahasiswa untuk meningkatkan self-esteem sebagai salah satu upaya mengurangi risiko nomophobia.
Kata kunci: Nomophobia, self-esteem, mahasiswa
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
