AZKA, YUNI MILLATI (2025) ANALISIS KINERJA PROYEK BERDASARKAN EARNED VALUE MANAGEMENT (EVM) DENGAN SIMULASI PERCEPATAN (CRASHING) (Studi Kasus : Pembangunan Pabrik Bangunan 1-B PT. Makuku). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Magister Teknik Sipil_20202300044_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Magister Teknik Sipil_20202300044_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Pembangunan fasilitas industri merupakan kegiatan yang membutuhkan pengendalian waktu dan biaya yang akurat untuk memastikan proyek selesai sesuai rencana. Pada proyek Pembangunan Pabrik Gedung 1-B PT. MAKUKU, ditemukan adanya deviasi kinerja sejak minggu ke-9, sehingga evaluasi menyeluruh terhadap progres aktual diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja waktu dan biaya menggunakan metode Earned Value Management (EVM) serta menentukan efektivitas percepatan pekerjaan (crashing) dalam mengurangi keterlambatan proyek.
Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan memanfaatkan data Rencana Anggaran Biaya (RAB), jadwal pelaksanaan proyek, serta laporan progres mingguan. Perhitungan utama meliputi Planned Value (PV), Earned Value (EV), dan Actual Cost (AC), yang selanjutnya digunakan untuk menentukan Cost Variance (CV), Schedule Variance (SV), Cost Performance Index (CPI), dan Schedule Performance Index (SPI). Estimasi biaya penyelesaian dihitung menggunakan Estimate at Completion (EAC), sementara percepatan proyek dianalisis melalui metode crashing pada aktivitas kritis terpilih.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek mengalami keterlambatan dan ketidakefisienan biaya dengan nilai SPI = 0,87 dan CPI = 0,87. Nilai EV sebesar Rp 20.463.277.435 dan AC sebesar Rp 23.482.383.494 menghasilkan deviasi negatif terhadap rencana. Dengan BAC Rp 26.416.855.904, nilai EAC mencapai Rp 30.314.339.578, sehingga terjadi cost overrun sebesar Rp 3.897.483.674 atau 14,75%. Penerapan crashing pada empat aktivitas, steel column, steel beam, roof steel purlin, serta water supply & drainage engineering berhasil mempercepat durasi proyek selama 29 hari, dari 146 hari menjadi 117 hari, dengan total biaya percepatan Rp 26.282.840.944, lebih rendah dibandingkan skenario tanpa percepatan. Hasil ini menunjukkan bahwa percepatan pekerjaan efektif untuk mengurangi keterlambatan tanpa menimbulkan pembengkakan biaya, serta EVM terbukti mampu memberikan evaluasi kinerja proyek secara objektif dan terukur.
Kata Kunci : Earned Value Management (EVM), Crashing, Kinerja Proyek
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Teknik Elektro Fakultas Teknik > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Teknik Elektro Pascasarjana |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 02:55 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44226 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
