library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

EVALUASI PENERAPAN INDIKATOR KINERJA JEMBATAN UNTUK PENINGKATAN OPERASIONAL DAN PEMELIHARAAN DALAM PROYEK DENGAN SKEMA KERJASAMA PEMERINTAH DAN BADAN USAHA (KPBU) (Studi Kasus: Proyek Penggantian dan/atau Duplikasi Jembatan Callender Hamilton di Pulau Jawa pada Jembatan Kalibanger A, Semarang, dan Jembatan Wonokerto IIA, Demak)

Detail Tugas Akhir

EVALUASI PENERAPAN INDIKATOR KINERJA JEMBATAN UNTUK PENINGKATAN OPERASIONAL DAN PEMELIHARAAN DALAM PROYEK DENGAN SKEMA KERJASAMA PEMERINTAH DAN BADAN USAHA (KPBU) (Studi Kasus: Proyek Penggantian dan/atau Duplikasi Jembatan Callender Hamilton di Pulau Jawa pada Jembatan Kalibanger A, Semarang, dan Jembatan Wonokerto IIA, Demak)

Pramudhita, Garra Puja and Adithama, Jofan (2025) EVALUASI PENERAPAN INDIKATOR KINERJA JEMBATAN UNTUK PENINGKATAN OPERASIONAL DAN PEMELIHARAAN DALAM PROYEK DENGAN SKEMA KERJASAMA PEMERINTAH DAN BADAN USAHA (KPBU) (Studi Kasus: Proyek Penggantian dan/atau Duplikasi Jembatan Callender Hamilton di Pulau Jawa pada Jembatan Kalibanger A, Semarang, dan Jembatan Wonokerto IIA, Demak). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Teknik Sipil_30202300246_fullpdf.pdf
PDF
Text
Teknik Sipil_30202300246_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (170kB)

Abstract

Proyek Penggantian dan/atau Duplikasi Jembatan Callender Hamilton (CH) di Pulau Jawa merupakan bagian dari skema KPBU, di mana Badan Usaha Pelaksana (BUP) bertanggung jawab atas pembiayaan hingga pemeliharaan. Namun, dalam pelaksanaannya masih menghadapi tantangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menilai implementasi Indikator Kinerja Jembatan (IKJ), kontribusinya terhadap keberlanjutan, kendala penerapannya, serta faktor yang memengaruhi kesesuaian penerapannya dalam pengelolaan jembatan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus pada Jembatan Kalibanger A (Semarang) dan Jembatan Wonokerto IIA (Demak). Pengumpulan data melibatkan wawancara dengan BUP, PJPK, dan Konsultan PMI, observasi lapangan, dan analisis dokumen teknis. Analisis berfokus pada implementasi IKJ, kontribusinya pada keberlanjutan, kendala, dan faktor efektivitas penerapannya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa IKJ bertransformasi menjadi instrumen kontraktual utama dalam skema Availability Payment (AP), didukung oleh siklus pengawasan proaktif BUP dan verifikasi PJPK/PMI. IKJ berkontribusi pada keberlanjutan ekonomi, mendorong pemeliharaan preventif, dan menjamin keamanan pengguna. Kendala utama adalah isu koordinasi data dan perbedaan interpretasi kerusakan minor. Efektivitas IKJ dipengaruhi kuat oleh sistem manajemen mutu BUP, didorong oleh standar penalti yang ketat (NK=1) dan kontrol ketat PMI. Kesimpulannya, IKJ krusial dalam menggeser paradigma pemeliharaan BUP dari korektif menjadi proaktif, yang esensial untuk umur layanan aset dan kualitas layanan publik yang berkelanjutan.

Kata Kunci: Availability Payment; Indikator Kinerja Jembatan; KPBU.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints