library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH KRIM COLLOIDAL OATMEAL TERHADAP KADAR IL-10 DAN TGF- β (Studi Eksperimental pada Tikus Wistar yang dipapar Sinar UV-B)

Detail Tugas Akhir

PENGARUH KRIM COLLOIDAL OATMEAL TERHADAP KADAR IL-10 DAN TGF- β (Studi Eksperimental pada Tikus Wistar yang dipapar Sinar UV-B)

Nur'aini, Chairun Nisa' (2025) PENGARUH KRIM COLLOIDAL OATMEAL TERHADAP KADAR IL-10 DAN TGF- β (Studi Eksperimental pada Tikus Wistar yang dipapar Sinar UV-B). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2423010433_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (3MB)
PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2423010433_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (145kB)

Abstract

Latar Belakang: Penuaan kulit akibat paparan sinar ultraviolet B (UVB), dikenal sebagai photoaging, dapat menyebabkan kerusakan jaringan kulit melalui proses inflamasi kronik. Colloidal oatmeal mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti avenanthramides dan β-glucan, yang memiliki efek antioksidan, antiinflamasi, dan menstimulasi penyembuhan kulit. Mekanisme utamanya melibatkan peningkatan sitokin antiinflamasi, termasuk interleukin-10 (IL-10) dan transforming growth factor beta (TGF-β), yang berperan dalam regenerasi kulit. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh krim colloidal oatmeal terhadap kadar IL-10 dan TGF-β pada tikus Wistar yang dipapar sinar UVB.

Metode: Penelitian eksperimental ini menggunakan desain post-test only control group dengan 36 ekor tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi enam kelompok: sehat, kontrol negatif, kontrol positif, serta perlakuan krim colloidal oatmeal 0,5%, 1%, dan 2%. Semua kelompok kecuali kelompok sehat dipapar sinar UVB (70 mJ/cm², jarak 20 cm, 15 menit/hari) selama 14 hari berturut-turut. Pada hari ke-15, sampel jaringan kulit diambil untuk analisis kadar IL-10 dan TGF-β menggunakan metode ELISA, serta pemeriksaan histologi untuk menilai perubahan struktur jaringan.
Hasil: Krim colloidal oatmeal 1% menunjukkan peningkatan kadar IL-10 dan TGF-β tertinggi, masing-masing 207,96 pg/mL dan 606,78 ng/mL. Hasil ini berbeda signifikan dibandingkan kelompok kontrol negatif (p = 0,001 untuk IL-10 dan p = 0,037 untuk TGF-β).
Kesimpulan: Krim colloidal oatmeal 1% terbukti paling efektif dalam meningkatkan kadar IL-10 dan TGF-β, sehingga berpotensi mengurangi inflamasi dan memperbaiki kerusakan kulit akibat paparan sinar UVB.
Kata kunci: colloidal oatmeal, IL-10, TGF-β, UVB, photoaging.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints