library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH EKSTRAK CENTELLA ASIATICA TERHADAP EKSPRESI MDA DAN KADAR 8-OHdG (Studi Eksperimental pada Tikus Wistar yang Dipapar UVB)

Detail Tugas Akhir

PENGARUH EKSTRAK CENTELLA ASIATICA TERHADAP EKSPRESI MDA DAN KADAR 8-OHdG (Studi Eksperimental pada Tikus Wistar yang Dipapar UVB)

Purnamasari, Bonita (2025) PENGARUH EKSTRAK CENTELLA ASIATICA TERHADAP EKSPRESI MDA DAN KADAR 8-OHdG (Studi Eksperimental pada Tikus Wistar yang Dipapar UVB). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2322010398_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (3MB)
PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2322010398_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (778kB)

Abstract

Latar Belakang: Paparan ultraviolet B (UVB) memicu stres oksidatif, menyebabkan kerusakan membran yang ditandai oleh Malondialdehida (MDA) dan kerusakan DNA oksidatif yang ditandai oleh 8-OHdG. Centella asiatica (C. asiatica) memiliki potensi antioksidan untuk melawan kerusakan ini.
Tujuan: Menganalisis pengaruh krim ekstrak C. asiatica 5% dan 10% terhadap ekspresi MDA dan kadar 8-OHdG pada kulit tikus Wistar yang dipapar UVB.
Metode: Penelitian eksperimental in vivo (post-test only control group) menggunakan 25 tikus Wistar dibagi 5 kelompok (n=5): K1 (Sehat), K2 (UVB+Vehikulum), K3 (UVB+Niacinamide 5%), K4 (UVB+C. asiatica 5%), dan K5 (UVB+C. asiatica 10%). Paparan UVB diberikan selama 14 hari, diikuti aplikasi krim topikal 14 hari. Kadar 8-OHdG diukur dengan ELISA, dan ekspresi MDA dengan Imunohistokimia (IHC).
Hasil: Terdapat perbedaan kadar 8-OHdG yang signifikan secara statistik antar kelompok (p=0,0031). Kelompok K2 (Vehikulum) memiliki kadar 8-OHdG (11,82pg/mL) yang terukur tinggi. Kelompok K3 (Niacinamide) (7,57pg/mL) dan K4 (C. asiatica 5%) (7,99pg/mL) menunjukkan kadar yang jauh lebih rendah. Kadar pada K5 (C. asiatica 10%) (11,76pg/mL) serupa dengan K2. Pada ekspresi MDA, tidak ada perbedaan statistik yang signifikan (p=0,7923). Secara deskriptif, rerata K5 (21,59%) teramati dekat dengan kelompok K1 (Sehat) (19,90%).
Kesimpulan: Pemberian krim C. asiatica 5% menunjukkan efek protektif yang potensial terhadap parameter kerusakan DNA (8-OHdG). C. asiatica 10% tidak menunjukkan efek pada 8-OHdG namun menunjukkan tren protektif pada parameter peroksidasi lipid (MDA).

Kata Kunci: Centella asiatica, 8-OHdG, MDA, UVB, Stres Oksidatif

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints